Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Rabu, 04 Maret 2015

Rabu Siang, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 12.961/USD

http://financeroll.co.id/wp-content/uploads/rupiah1712.jpg Financeroll – Laju nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (4/3) pagi hingga siang, bergerak menguat tipis sebesar satu poin menjadi Rp 12.961 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 12.962 per dolar AS.  Dolar AS cenderung mengalami tekanan di kawasan Asia sehingga mencegah pelemahan lanjutan pada rupiah terhadap dolar AS meski tipis.

Kurs  rupiah berpeluang melanjutkan penguatannya hari ini meski dalam kiosaran terbatas terhadap dolar AS.  Pelemahan dolar AS itu menyusul data penjualan mobil di Amerika Serikat yang diumumkan lebih rendah rendah dari harapan investor. Sementara data ekonomi dari Eropa seperti penjualan ritel Jerman membaik sehingga menambah tekanan terhadap dolar AS.

Meski demikian,  secara umum dolar AS masih berada dalam tren penguatan terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah.  Data belanja konstruksi dan manufaktur Amerika Serikat (AS)  yang mengalami penurunan menjadi salah satu pendorong mata uang dolar AS mengalami tekanan.  Data AS  tersebut  tampaknya dimanfaatkan oleh sebagian pelaku pasar uang untuk mengambil posisi ambil untung setelah dalam beberapa hari terakhir ini mata uang  AS  itu mengalami penguatan.
Penguatan mata uang berlambang Garuda itu diproyeksikan hanya bersifat jangka pendek. Namun, diharapkan muncul sentimen positif dari dalam negeri yang dapat menopang penguatan lebih lanjut bagi mata uang rupiah.  Ekspektasi perbaikan kinerja neraca perdagangan Indonesia diharapkan masih kuat sehingga akan menopang rupiah ke depannya.
 
Sumber : Financeroll

Tidak ada komentar :

Posting Komentar