Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Kamis, 26 Juni 2014

Rupiah Diproyeksikan Bisa Bertahan dari Penurunan Lebih Dalam

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah diperkirakan kembali berupaya bertahan dari tekanan pelemahan akibat sentimen domestik, Kamis (26/6/2014). Penurunan indeks dollar AS diproyeksikan dapat menahan pelemahan rupiah lebih dalam.

Angka produk domestik bruto Amerika Serikat pada triwulan I tahun ini kembali direvisi lebih buruk sehingga dollar index terpangkas 0,14 persen. Dengan revisi tersebut, jalan untuk mencapai target PDB 2 persen di 2014 akan semakin sulit.



Kembalinya pesimisme perekonomian AS juga terus mendorong yield US Treasury bertahan di kisaran 2,5 persen. Pesimisme tersebut juga menjaga harapan bahwa the Fed akan membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk menaikkan Fed rate.

Dengan dollar AS yang tertekan, menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, harga minyak Brent yang turun 0,4 persen sampai dini hari tadi berpeluang membantu pelemahan dollar AS di pasar Asia pagi ini.

Hari ini investor masih menunggu data initial jobless claims AS yang akan dirilis nanti malam. Harga minyak yang naik kemarin mendorong pelemahan mata uang di Asia tetapi lagi-lagi rupiah menjadi pemimpinnya.

Rupiah melemah 0,84 persen ke Rp 12.090 per dollar AS di pasar spot kemarin. Spread antara kurs spot dan NDF juga melebar, menandakan asing yang meminta premi risiko lebih. "Pelemahan rupiah berpeluang terkoreksi dengan dollar AS yang turun," tulis riset Samuel Sekuritas Indonesia.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar