Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Selasa, 10 Juni 2014

Proyeksi, IHSG Mencoba Tahan Penurunan Lebih Lanjut

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bergerak variatif dan belum lepas dari tekanan penurunan, Selasa (9/6/2014). Sentimen negatif yang menekan indeks memberi kesempatan akumulasi atas saham-saham berfundamental bagus yang turun harga.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan tren kenaikan dan kembali menyentuh rekor baru, seiring penguatan saham-saham unggulan. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Average sebesar 0,11 persen dan S&P500 sebesar 0,09 persen.    

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi Jepang yang dirilis lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,37 persen dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,52 persen. Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas kembali bergerak variatif.    

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah membukukan penguatan selama empat hari berturut-turut, setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah di angka Rp 11.860 per dollar AS. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) memprediksi jika pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5,15 persen seiring pelambatan ekonomi global dan membesarnya defisit neraca perdagangan dalam negeri.  

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG kemarin diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks berada di fase konsolidasi dengan rentang 4.865–5.091 dan bergerak variatif melemah.

"Pelemahan indeks semakin terbatas. Indicator RSI di zona 40%. Hari ini indeks diproyeksikan masih akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah terbatas menguji support 4.858. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.858 dan resistance 4.930," sebutnya.

Beberapa saham yang direkomendasikan adalah SMRA, BBCA, BWPT dan TBIG.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar