Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Senin, 06 Juli 2015

Harga Batubara Dunia Berakhir di Zona Merah, Turun 4 Sesi Berturut-turut

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga batubara Rotterdam pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu terpantau kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan (6/7). Harga batubara acuan global untuk kontrak Agustus lanjutkan penurunan setelah sempat mengalami peningkatan mantap hingga mencapai posisi paling tinggi dalam tiga bulan belakangan.

Didesak oleh aksi ambil untung, harga batubara Rotterdam mengalami penurunan untuk tiga sesi berturut-turut. Kebangkrutan Yunani dan ketidakjelasan mengenai kelanjutan perundingan mengenai program nuklir Iran telah mengakibatkan harga minyak terjun bebas. Anjloknya harga minyak mentah membebani pergerakan harga batubara yang merupakan komoditas sumber energi alternatif.
Di akhir perdagangan pekan lalu harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Agustus berada di posisi 58,95 dollar per ton. Harga komoditas tersebut membukukan penurunan sebesar 0,55 dollar atau setara dengan 0,92 persen dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Harga batubara berjangka di bursa SGX untuk jenis SGX API 8 CFR China Coal Index Futures untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Agustus di akhir perdagangan kemarin ditutup pada posisi 51,85 dollar per ton. Harga berakhir stagnan dari perdagangan sebelumnya.
Harga batubara untuk kontrak SGX IHS McCloskey Indonesian Sub-Bit FOB Index Futures bulan Agustus 2015 terpantau berakhir pada posisi 42,85 dollar per ton. Masih stagnan dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi untuk melanjutkan kenaikan. Setelah terjadi konsolidasi pada perdagangan sebelumnya tampaknya harga yang menuat mantap merupakan sinyal bahwa kenaikan akan mulai solid.
Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level resistance pada posisi 60,00 dollar dan resistance kedua di level 62,00 dollar. Sedangkan level support yang akan dites jika terjadi retreat harga ada pada posisi 58,00 dollar dan 57,00 dollar.

Sumber : vibiznews.com

Tidak ada komentar :

Posting Komentar