Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Senin, 06 Juli 2015

61% Hasil Referendum Yunani Menentang, Pasar Dunia Bergejolak

PT. RIFAN FINANCIONDO BERJANGKA - Hasil referendum pada 5 Juli 2015 di Yunani menghasilkan 61% rakyat menyatakan “Tidak” alias menolak paket penghematan yang diajukan kreditur Internasional.

Hal ini membuat pasar dunia bergejolak. Mata Uang Euro tergelincir 0,8 % menjadi $ 1,1030 di bursa Asia di Tokyo, tergelincir terhadap 16 mata uang utama. Dolar Australia terjungkal di bawah 75 sen AS untuk pertama kalinya sejak tahun 2009. Index S& P 500 turun 1,3 % dan indeks berjangka Jepang juga turun. Minyak AS anjlok 3,7 %. Sepuluh tahun Treasury berjangka naik ke level tertinggi sejak 1 Juni dan hasil Australia merosot 17 basis poin. Emas naik 0,3 %.
Berdasarkan perhitungan dari 98% suara masuk, 61 % menyatakan “Tidak”, sedangkan 39 % menyatakan “Ya,” menurut Kementerian Dalam Negeri Yunani. Sebuah jajak pendapat Bloomberg menyatakan 43 % suara menyatakan “Tidak” dan 42,5 % berniat untuk menerima kondisi kreditur. Survei ini memiliki margin tiga poin persentase kesalahan
Hasil referendum Yunani direspon cepat di seluruh Eropa. Dalam beberapa jam dari proyeksi pertama, Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Presiden Prancis, Francois Hollande menyerukan pertemuan puncak para pemimpin kawasan Euro pada tanggal 7 Juli, dengan bank termasuk JPMorgan Chase & Co mengatakan keluarnya Yunani dari Euro saat ini merupakan skenario yang paling mungkin.
Bank Sentral Eropa bertemu hari Senin untuk membahas perpanjangan pemberi pinjaman Yunani, yang telah ditutup selama seminggu di bawah kontrol modal yang dikenakan oleh Tsipras untuk membendung penarikan.
Dalam pidato setelah hasil referendum, Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras menyatakan bahwa prioritas Yunani saat ini adalah untuk mengembalikan sistem perbankan Yunani. “Saya yakin bahwa ECB sepenuhnya menyadari sisi kemanusiaan dari krisis di negara kita.”, demikian Tsipras menegaskan.
Sekalipun banyak muncul opini yang memperkirakan Yunani akan keluar dari keanggotaan Uni Eropa, namun Tsipras sendiri menyatakan tidak demikian. Tspiras menegaskan hasil referendum yang merupakan mandate rakyat adalah bukan mandate untuk pecah dengan Uni Eropa tapi mandat untuk memperkuat kekuatan negosiasi untuk mencapai kesepakatan yang berkelanjutan.
Sementara pasar masih terus menantikan perkembangan yang ada. Diperkirakan pasar masih bergejolak dengan pelemahan mata uang Euro dan Dollar AS semakin diperkuat.

Sumber : vibiznews.com

Tidak ada komentar :

Posting Komentar