Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Jumat, 28 November 2014

Cerita Awal Mula Nama "Angry Birds"

Rifan Financindo Berjangka  - Angry Birds boleh dikata merupakan salah satu game mobile paling dikenal di seluruh dunia. Game 2D bikinan developer Rovio asal Finlandia ini rupanya berawal dari sebuah karakter sederhana berbentuk burung yang dibikin oleh seorang anggota tim Rovio ketika mencari ide untuk sebuah game baru.


"Lalu dibuatlah cerita sekumpulan burung marah karena telurnya dicuri gerombolan babi hijau, di situlah letak awal mulanya. Mekanisme game seperti slingshot dibuat setelahnya untuk menyesuaikan dengan plot," tutur Chief Marketing Officer Rovio Peter Vesterbacka ketika berbicara di panggung konferensi Startup Asia 2014 di Jakarta, yang dihadiri KompasTekno, Kamis (27/11/2014).

Kebetulan pula, Rovio sedang mencari nama game yang catchy sehingga mengundang rasa penasaran. "Kami butuh sesuatu gampang melekat di kepala dan membuat orang-orang bertanya kenapa namanya seperti itu," lanjut Versterbacka yang di Rovio biasa dipanggil "Mighty Eagle".

Nama "Angry Birds" pun kemudian dipilih untuk game baru yang dirilis pada akhir 2009 di platform iOS itu. Dalam waktu singkat, Angry Birds berhasil mendaki tangga aplikasi terpopuler di negeri asalnya.

Kini, Vesterbacka mengatakan bahwa game Angry Birds telah berhasil mengoleksi angka unduhan sebesar 2,5 miliar. Keberhasilan Rovio dinilainya tak lepas dari perubahan ekosistem mobile modern yang didorong oleh perkembangan smartphone.

"Dulu, saat Rovio pertama masuk bisnis game, untuk bisa masuk ke industri Anda harus mengenal para pemain besar seperti operator telko dan vendor perangkat. Kehadiran toko-toko aplikasi telah mengubah semua itu," ujar Vesterbacka.

Sumber : Kompas

Tidak ada komentar :

Posting Komentar