Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1307.35 | High 1313.75 | Low 1280.66 | Close 1307.30) || HANSENG (Open Price 22,740 | High 22,789 | Low 22,623 | Close 22734/54 || NIKKEI (Open Price 14,080 | High 14,250 | Low 14,045 | Close 14095/75 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Kamis, 04 Desember 2014

Saham Tambang Bakrie Lama-lama Bisa Jadi 'Saham Gocap'

//images.detik.com/content/2014/12/04/6/071042_ptba1dalam.jpg Rifan Financindo Berjangka -Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih dalam tren melemah. Tahun ini saja sudah anjlok 73%. Lama-lama bisa jadi saham 'gocap'.

Saham gocap adalah istilah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang nilai Rp 50 selembar. Saham ini biasanya sudah tidak likuid dan jarang sekali bergerak.

Standard & Poor's (S&P) menurunkan peringkat utang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi default (D) dari sebelumnya selective default (SD).

Lembaga pemeringkat internasioal itu memprediksi perusahaan Grup Bakrie itu tidak akan menyelesaikan utang-utangnya setidaknya dalam enam bulan ke depan.

Kepala Riset Woori Korindo Securities Reza Priyambada menilai predikat default tersebut tentunya menjadi sentimen negatif bagi perusahaan tambang Bakrie itu.

"Kalau terus begini bisa saja sahamnya terus turun ke Rp 50 seperti ELTY, BTEL, DEWA," ujarnya kepada detikFinance, Rabu (3/12/2014).

Pada penutupan perdagangan hari ini, saham BUMI berakhir di level Rp 81 per lembar, anjlok 5,81% dibandingkan posisi kemarin di Rp 86 per lembar.

Menurut Reza, tidak menutup kemungkinan para pelaku pasar akan pasang kuda-kuda untuk beramai-ramai meninggalkan perusahaan tambang Grup Bakrie tersebut.

Sumber : Detik

Tidak ada komentar :

Posting Komentar