Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Selasa, 16 Desember 2014

Ini Bukti Harga Cabai Sudah Seperti Roller Coaster

//images.detik.com/content/2014/12/16/4/132827_cabaigrafik320.jpgRIFAN FINANCINDO BERJANGKA -Hampir setiap tahun fluktuasi harga cabai terus terulang bahkan cabai menjadi langganan penyumbang inflasi secara nasional. Dalam satu tahun harga cabai bisa ke titik terendah bahkan dalam tempo singkat bisa berbalik arah ke posisi tertinggi.

Penyebabnya karena pasokan yang fluktuatif, di sisi lain permintaan terus terjadi sepanjang tahun. Suplai cabai tak sepenuhnya tersedia sepanjang tahun karena ada faktor musim, belum lagi karena faktor penghambat produksi seperti hama, musim kemarau, hingga musim hujan pun jadi masalah pasokan cabai.

Tahun ini misalnya, pada periode Juni-Juli 2014, harga cabai di pasaran anjlok karena pasokan yang berlebih. Di Pasar Induk Kramat Jati, harga cabai pada periode Juni-Juli 2014 dijual dengan harga Rp 4.000-5.000/kg.

Kemudian harga cabai terus mengalami kenaikan di awal Agustus 2014. Harga cabai mulai beranjak dari Rp 10.000/kg hingga Rp 35.000/kg. Kini, pasa Desember harga cabai kembali pedas ke titik tinggi.

Di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur harga cabai keriting merah dijual dengan harga Rp 65.000/kg, cabai merah besar Rp 90.000/kg, cabai rawit merah Rp 70.000/kg, dan cabai rawit hijau Rp 50.000/kg.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, untuk periode 2012-2013 yang dikutip detikFinance, Senin (16/12/2014), fenomena roller coaster harga cabai sudah terlihat. Data yang berbasis harga rata-rata nasional tersebut menunjukan harga cabai terlihat naik-turun.

Misalnya pada Januari 2012 harga cabai masih Rp 28.000 per Kg, lalu pada September 2012 anjlok ke titik Rp 20.000 per Kg. Pada tahun berikutnya pada bulan Februari harga cabai kurang lebih berada di angka Rp 28.000 per kg, lalu pada Oktober menembus Rp 37.000 per kg, kemudian Desember 2013 mencapai Rp 38.000 per kg.

Menurut data Kemendag, harga cabai pada Desember 2013 naik 71,62% dibandingkan Desember 2012. Selain itu, tercatat koeefisien keragaman harga bulan Desember 2012 sampai Desember 2013 mencapai 18,65%

Tahun ini, pada 16 November harga cabai (merah besar) masih di angka Rp 51.000 per Kg, kemudian trennya terus naik, hingga pada 15 Desember 2014 mencapai Rp 73.700 per kg.
(hen/hds)
 
SUMBER: detik.com

Tidak ada komentar :

Posting Komentar