Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Selasa, 14 Oktober 2014

Emas Ditutup Naik Tadi Malam

http://financeroll.co.id/wp-content/uploads/2014/10/Emas-batangan-kelas3.jpg 
Rifan Financindo Berjangka – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Senin kemarin telah berakhir lebih tinggi ketika pejabat The Fed menyatakan kenaikan suku bunga yang mungkin terjadi di wilayah AS dan terjadinya pelemahan pada pasar ekuitas dunia.

Emas berjangka pengiriman Desember telah ditutup lebih tinggi $12.90, atau 1% di level $1.234.40 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Desember telah berakhir lebih tinggi 18 sen, atau 1.1% di level $17.49 per troy ounce.


Sepanjang malam, harga emas terlihat mengalami kenaikan setelah pejabat resmi Bank Sentral AS menyatakan bahwa kenaikan suku bunga mungkin saja terjadi di wilayah AS. Sehubungan dengan spekulasi tersebut, pernyataan ini juga didukung oleh sebuah hasil pertemuan kebijakan The Fed di bulan September pada hari Kamis pekan lalu yang menyatakan bahwa sebagian besar para pejabat resmi bank sentral percaya, jika mereka telah salah memperkiraan waktu jatuh tempo untuk kenaikan tingkat suku bunga di wilayah AS, dimana kenaikan suku bunga seharusnya bergerak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia yang dilaporkan oleh IMF juga tengah mendorong permintaan safe haven bagi emas berjangka. Terkait dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut telah ditegaskan oleh Internationa Monetary Fund pada pekan lalu, dimana berisikan bahwa mereka telah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia dan semakin besarnya resiko ekonomi zona euro mengalami resesi.


Sumber: Financeroll

Tidak ada komentar :

Posting Komentar