Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Selasa, 14 Juni 2016

Iringi Bursa Asia, IHSG Lanjutkan Pelemahan


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka kembali melemah 7,77 poin atau 0,16% ke level 4.799,46 mengikuti  bursa Asia yang dibuka turun.  Pada perdagangan kemarin, indeks ditutup melemah 40,83 poin atau 0,84% ke level 4.807,23 di tengah anjloknya bursa saham Asia.

 
Seperti dikutip dari CNBC, Selasa (14/6), pasar saham Asia kembali jatuh, memperpanjang kerugian sejak kemarin menyusul melemahnya penutupan Wall Street, karena investor memandang ke depan untuk pertemuan bank sentral di AS dan Jepang.

Pasar Australia kembali diperdagangan setelah kemarin ditutup. Indeks ASX 200 turun 1,53% pada awal perdagangan, terimbas sektor energi, material, dan keuagan yang masing-masing melemah lebih dari 1%

Di Jepang, Ineks Nikkei 225 goyah antara wilayah positif dan negatif sebelum diperdagangkan turun 0,17%, setelah sebelumnya jatuh 3,51% pada saat yen kemarin relatif kuat. Sementara, di Korea Selatan Indeks Kospi juga terlihat 0,11%.

Di Amerika Serikat, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 132,86 poin atau 0,74% ke level 17.732,48, Indeks S&P 500 turun 17,01 poin atau 0,81% ke level 2.079,06,d an Indeks Nasdaq ditutup turun 46,11 poin atau 0,94% ke level 4.848,44.

Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di zona negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 0,63%. Sementara, sektor yang menguat hanya sektor perkebunan yang naik naik 0,05%.

Tercatat, nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp 14 miliar dengan 4 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp 5,98 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp 11,61 miliar dan aksi beli sebesar Rp 5,62 miliar. Tercatat 8 saham menguat, 22 saham melemah dan 14 saham stagnan.

Sedangkan saham-saham yang menguat di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp 125 menjadi Rp 16.275, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp 125 menjadi Rp 6.575, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 68.000.

Adapun, saham-saham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp 175 menjadi Rp 42.825, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 13.700, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 12.700.

Komisi XI DPR mempertanyakan kesepakatan pertumbuhan ekonomi 2016 sebesar 5,2% dalam rapat antara Badan Anggaran (Banggar) DPR dan pemerintah, Rabu (8/6). Angka tersebut lebih tinggi dari hasil rapat antara Komisi XI DPR dan pemerintah sehari sebelumnya.  Rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 (RAPBN-P 2016) antara pemerintah dan Komisi XI DPR, Selasa (7/6), memutuskan pertumbuhan ekonomi dipangkas dari 5,3% menjadi 5,1%.

Selain Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, rapat ini dihadiri Gubernur BI Agus Martowadjojo, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan Kepala BPS Suryamin.  Ketua Komisi XI DPR Hafisz Tohir yang memimpin rapat kerja dengan Menteri Keuangan, Kamis (9/6), mempertanyakan perubahan angka pertumbuhan ekonomi dari 5,1% menjadi 5,2%. Padahal, keputusan memangkas pertumbuhan ekonomi sebelumnya dicapai setelah ada pertimbangan mengenai kondisi makro ekonomi Indonesia.

sumber : financeroll.co.id

Tidak ada komentar :

Posting Komentar