Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Rabu, 04 Februari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Rilis Data Keyakinan Konsumen AS yang Solid

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual yang cukup kuat hari ini setelah rilis data Indeks Keyakinan Konsumen dari Conference Board kemarin yang menunjukkan angka jauh di atas ekspektasi. Optimisme konsumen Amerika Serikat yang tetap tinggi di tengah suku bunga yang mahal mengindikasikan bahwa ekonomi Paman Sam masih sangat tangguh, sehingga mengurangi urgensi bagi investor untuk memiliki emas sebagai aset perlindungan.

Dampaknya hari ini, harga emas berjangka terseret turun seiring dengan melonjaknya imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun. Keyakinan konsumen yang kuat seringkali diterjemahkan oleh pasar sebagai potensi belanja masyarakat yang masih tinggi, yang pada gilirannya dapat menjaga inflasi tetap berada di atas target. Kondisi ini memperkuat argumen bagi Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, yang merupakan sentimen negatif bagi emas.

Secara teknis, emas kini sedang menguji level dukungan krusial setelah mengalami penurunan tajam di sesi perdagangan pagi. Para trader di bursa berjangka mulai melakukan penyesuaian posisi dengan melepas aset emas dan beralih ke mata uang Dolar yang memberikan imbal hasil lebih menarik. Tekanan jual terlihat merata di seluruh kontrak berjangka emas, mencerminkan pergeseran sentimen pasar dari risk-off menjadi lebih optimis terhadap pertumbuhan ekonomi.

Forecast nanti malam: Fokus pasar malam ini akan tertuju pada rilis data Penjualan Rumah Baru di AS. Jika sektor properti juga menunjukkan ketahanan yang sama dengan keyakinan konsumen, maka harga emas berisiko jatuh lebih dalam di sesi New York. Sebaliknya, jika data perumahan mulai menunjukkan keretakan akibat suku bunga tinggi, emas berpeluang melakukan rebound teknis untuk menutup sebagian kerugian hari ini. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id


Selasa, 03 Februari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Antisipasi Data JOLTS Job Openings dan Pengaruhnya ke Emas

HARGA EMAS HARI INI - Fokus utama para pelaku pasar emas berjangka malam nanti tertuju pada rilis data JOLTS Job Openings yang akan memberikan gambaran mengenai kondisi pasar tenaga kerja di Amerika Serikat. Data ini sangat krusial karena Federal Reserve sering kali merujuk pada ketatnya pasar tenaga kerja sebagai salah satu pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Penurunan jumlah lowongan kerja biasanya diartikan sebagai sinyal perlambatan ekonomi yang bullish bagi emas.

Kemarin, pasar sudah mulai menunjukkan sikap antisipasi dengan mengurangi eksposur pada aset berisiko dan beralih ke emas. Kondisi ini didorong oleh data manufaktur yang lemah, sehingga investor memperkirakan data tenaga kerja juga akan menunjukkan tren serupa. Keseimbangan antara penawaran dan permintaan emas di pasar berjangka saat ini mencerminkan ekspektasi bahwa masa depan kebijakan moneter akan lebih longgar dibandingkan tahun sebelumnya.

Dampaknya hari ini adalah volatilitas harga emas meningkat seiring dengan mendekatnya jam rilis data nanti malam. Sebagian besar trader ritel terlihat menunggu di pinggir lapangan, sementara institusi besar mulai melakukan lindung nilai pada posisi mereka. Harga emas hari ini bergerak dalam rentang yang cukup dinamis, merespons setiap fluktuasi kecil pada indeks Dolar AS yang juga sedang mencari arah pasti.

Forecast nanti malam memprediksi akan terjadi pergerakan besar pada kontrak emas segera setelah data JOLTS dipublikasikan. Jika angka lowongan kerja jauh di bawah estimasi, emas diprediksi akan melonjak karena ekspektasi pemangkasan suku bunga akan menguat. Sebaliknya, jika pasar tenaga kerja terbukti masih sangat ketat, emas berisiko jatuh karena Dolar AS akan mendapatkan kembali kekuatannya di sesi perdagangan Amerika. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 30 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Fokus Pasar Tertuju pada Rilis Data Inflasi PCE Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas hari ini terlihat bergerak dalam rentang terbatas karena investor bersikap sangat hati-hati menjelang rilis data pengeluaran konsumsi pribadi atau pce nanti malam. Data ini dianggap sebagai laporan ekonomi paling penting pekan ini karena akan memberikan gambaran jelas mengenai kondisi inflasi yang sedang dihadapi oleh ekonomi amerika serikat.

Kemarin malam data pertumbuhan ekonomi yang direvisi naik telah memberikan sentimen negatif awal bagi emas sehingga harga cenderung tertahan di zona merah pada sesi perdagangan asia. Jika data inflasi pce nanti malam menunjukkan angka yang melandai maka emas memiliki peluang besar untuk melakukan pembalikan arah naik karena dolar diprediksi akan melemah secara signifikan.

Di sisi lain ketegangan diplomatik terkait wacana tarif perdagangan baru dari pemerintah amerika serikat masih menjadi faktor pendukung yang menjaga harga emas agar tidak anjlok terlalu dalam. Investor ritel di bandung terpantau masih optimis terhadap prospek jangka panjang logam mulia sebagai aset penyimpan kekayaan yang paling aman di tengah fluktuasi mata uang.

Forecast untuk perdagangan nanti malam menunjukkan tingkat volatilitas yang sangat tinggi pada saat pengumuman data di jam delapan lewat tiga puluh menit waktu indonesia barat. Trader disarankan untuk tetap waspada dan tidak mengambil posisi yang terlalu besar sebelum arah pasar terkonfirmasi secara jelas oleh reaksi harga terhadap data inflasi tersebut - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 29 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Rumah (Pending Home Sales) Kemarin Topang Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini mendapatkan dukungan tambahan setelah data Pending Home Sales AS yang dirilis kemarin malam menunjukkan penurunan yang lebih tajam dari ekspektasi. Sektor properti yang terus tertekan oleh suku bunga hipotek yang tinggi menjadi indikator nyata bahwa beban ekonomi belum mereda, yang mendorong minat investor pada aset safe haven.

Pelemahan di sektor perumahan ini langsung berimbas pada penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada perdagangan hari ini, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga. Investor melihat emas sebagai tempat paling aman untuk memarkir dana di tengah ketidakpastian sektor properti.

Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi tambahan dari sektor manufaktur. Forecast menunjukkan jika aktivitas industri juga melaporkan angka kontraksi, maka harga emas diprediksi akan menguji level tertinggi mingguan pada penutupan pasar nanti.

Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya mengamati indikator sektor riil. Lemahnya data rumah kemarin adalah pemicu awal. Kami merekomendasikan klien untuk memperkuat posisi di emas berjangka sebelum rilis data malam nanti, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 28 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Lonjakan Indeks Sentimen ZEW Jerman

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan moderat hari ini menyusul rilis data Indeks Sentimen Ekonomi ZEW Jerman yang melonjak melampaui ekspektasi para analis. Membaiknya prospek ekonomi di Jerman sebagai motor penggerak utama Zona Euro meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai pelindung nilai resesi.

Dampaknya hari ini, terjadi rotasi modal yang cukup signifikan dari pasar logam mulia ke pasar ekuitas Eropa. Penguatan sentimen bisnis di Jerman memberikan indikasi bahwa perlambatan ekonomi di Benua Biru mungkin tidak akan separah yang diperkirakan, sehingga investor merasa lebih nyaman untuk memegang aset yang memberikan imbal hasil lebih tinggi. Hal ini menekan harga emas berjangka kembali ke zona konsolidasi bawah.

Kenaikan sentimen ekonomi ini juga memberikan dorongan bagi mata uang Euro, namun dampaknya terhadap emas tertutup oleh meningkatnya selera risiko global. Emas saat ini berjuang untuk mencari pijakan baru di tengah optimisme pemulihan industri di Eropa. Para trader teknikal melihat adanya potensi penurunan lebih lanjut jika level dukungan mingguan gagal dipertahankan pada penutupan sesi sore.

Forecast nanti malam: Investor menantikan data Klaim Pengangguran Awal AS yang akan dirilis nanti malam. Jika jumlah klaim pengangguran ternyata lebih rendah dari perkiraan, hal ini akan memperkuat narasi "ekonomi AS yang tangguh" dan menekan harga emas lebih dalam. Sebaliknya, lonjakan klaim pengangguran akan menjadi pemicu bagi emas untuk melakukan pembalikan harga ke arah atas. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 27 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Indeks Kepercayaan Konsumen Terhadap Logam Mulia

HARGA EMAS HARI INI - Indeks Kepercayaan Konsumen dari Conference Board dijadwalkan rilis nanti malam dan menjadi salah satu katalis utama bagi harga emas hari ini. Tingkat kepercayaan konsumen merupakan cerminan dari optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja. Perubahan pada indeks ini sering kali diikuti oleh pergeseran selera risiko di pasar keuangan global yang berdampak langsung pada aset safe haven.

Kemarin, sentimen pasar didominasi oleh pergerakan imbal hasil obligasi yang stabil, memberikan ruang bagi emas untuk berkonsolidasi di atas level dukungan harian. Investor terlihat masih memegang posisi beli mereka sambil memantau perkembangan berita inflasi di tingkat konsumen. Tidak adanya berita negatif besar dari sektor perbankan kemarin membantu menjaga stabilitas harga emas di tengah penguatan Dolar.

Dampaknya bagi hari ini adalah harga emas bergerak dengan momentum yang terbatas di sesi Eropa karena para trader menunggu konfirmasi dari data kepercayaan konsumen tersebut. Pasar saham yang bergerak bervariasi hari ini juga membuat investor lebih memilih untuk tetap berada di pinggir lapangan. Kondisi ini menyebabkan fluktuasi harga emas menjadi lebih lambat namun dengan kecenderungan arah yang masih positif secara teknis.

Forecast nanti malam menunjukkan bahwa jika kepercayaan konsumen menurun, emas akan mendapatkan dorongan beli yang signifikan karena ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar. Sebaliknya, kepercayaan konsumen yang tinggi akan mendorong investor kembali ke pasar saham dan meninggalkan emas, yang bisa memicu aksi jual teknis. Trader disarankan untuk memperhatikan reaksi pasar sesaat setelah data ini dipublikasikan nanti malam. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 23 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Revisi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Menekan Aset Aman

HARGA EMAS HARI INI - Tekanan terhadap harga emas terus berlanjut hari ini setelah rilis data revisi produk domestik bruto kuartal ketiga amerika serikat kemarin menunjukkan angka empat koma empat persen. Hasil ini lebih tinggi dari laporan sebelumnya sebesar empat koma tiga persen yang menandakan ekonomi paman sam tumbuh lebih cepat dari yang dibayangkan oleh para pelaku pasar global. Pertumbuhan ekonomi yang ekspansif ini mengurangi kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi resesi global sehingga permintaan terhadap emas sebagai aset perlindungan nilai cenderung menurun. Sebaliknya aliran modal mulai kembali masuk ke pasar saham dan aset berisiko lainnya yang menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi di tengah kondisi ekonomi yang sedang membaik. Dampaknya pada hari ini indeks dolar bergerak menguat dan menjadi penghalang utama bagi logam mulia untuk melakukan pemulihan harga dari level terendahnya pekan ini. Para pelaku pasar di bandung terpantau mulai bersikap defensif dengan membatasi posisi beli hingga munculnya katalis baru yang mampu membalikkan tren negatif yang sedang berlangsung saat ini. Forecast untuk nanti malam akan sangat bergantung pada rilis data flash pmi manufaktur yang jika keluar di atas angka lima puluh dua maka akan semakin menekan harga emas. Investor diharapkan untuk memperhatikan level psikologis di empat ribu tujuh ratus lima puluh dolar yang akan menjadi area penentuan bagi arah tren perdagangan jangka menengah - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 22 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Ritel AS Kemarin Dorong Minat Safe Haven Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini mendapatkan dukungan tambahan setelah data penjualan ritel AS yang dirilis kemarin menunjukkan angka di bawah ekspektasi pasar. Penurunan belanja konsumen ini memberikan indikasi awal bahwa ekonomi mulai mengalami pendinginan akibat suku bunga yang masih tinggi, yang secara historis menguntungkan emas sebagai aset aman.

Pelemahan sektor ritel ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan hari ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional. Emas dianggap sebagai tempat perlindungan yang paling andal saat prospek pertumbuhan ekonomi mulai melambat.

Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data penjualan rumah (Existing Home Sales). Forecast menunjukkan jika sektor properti juga menunjukkan pelemahan, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi malam ini.

Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya strategi defensif. Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 21 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Terbatas Akibat Memburuknya Data PDB Inggris Kemarin

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan penguatan tipis hari ini merespons data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris yang dirilis kemarin, menunjukkan ekonomi Inggris resmi memasuki resesi teknis setelah kontraksi dua kuartal berturut-turut. Ketidakpastian ekonomi di Eropa ini memicu aliran dana safe-haven masuk ke pasar logam mulia internasional.

Dampaknya hari ini, emas mendapatkan dukungan di tengah pelemahan mata uang Pound Sterling dan kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi Inggris bisa menular ke kawasan Eropa lainnya. Meskipun Dolar AS masih dominan, risiko perlambatan ekonomi global menjadi penyeimbang yang menjaga harga emas tidak jatuh terlalu dalam. Permintaan fisik di bursa berjangka terlihat stabil dari pelaku pasar institusional.

Kondisi ekonomi Inggris yang masuk ke zona resesi memaksa investor untuk mengevaluasi kembali risiko di pasar ekuitas Eropa. Hal ini memberikan dorongan moderat bagi emas karena aset ini dianggap sebagai pelindung nilai yang paling aman di tengah ancaman resesi global. Investor cenderung memindahkan sebagian modal mereka ke kontrak berjangka emas sebagai langkah asuransi portofolio.

Forecast nanti malam: Investor menantikan rilis Klaim Pengangguran Awal AS. Jika angka klaim meningkat signifikan melampaui estimasi, hal ini akan mengonfirmasi adanya pendinginan di pasar tenaga kerja AS. Skenario ini diprediksi akan menjadi angin segar bagi harga emas untuk kembali naik menembus area resistensi teknis di sesi New York. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 20 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Pidato Pejabat Fed Terhadap Ekspektasi Suku Bunga

HARGA EMAS HARI INI - Kebijakan moneter Federal Reserve tetap menjadi pendorong utama bagi pergerakan harga emas berjangka di awal tahun ini. Setiap komentar dari pejabat bank sentral memberikan petunjuk berharga mengenai jadwal penurunan atau kenaikan suku bunga. Investor sangat sensitif terhadap retorika yang keluar dari para pembuat kebijakan di Washington.

Kemarin, pasar mendalami kembali risalah dan pernyataan sebelumnya yang menunjukkan bahwa inflasi masih menjadi perhatian utama meskipun ekonomi mulai mendingin. Hal ini menciptakan keraguan di pasar mengenai seberapa cepat Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya. Ketidakpastian ini memberikan dukungan bagi emas untuk tetap bertahan di atas level psikologis penting.

Dampaknya bagi hari ini adalah penguatan tipis pada indeks Dolar AS yang sedikit membatasi ruang gerak kenaikan emas. Emas berjangka terlihat mengalami tekanan ringan di tengah ekspektasi bahwa suku bunga mungkin tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama dari perkiraan semula. Perdagangan hari ini didominasi oleh penyesuaian teknis setelah libur pasar kemarin.

Forecast nanti malam menunjukkan harga akan sangat fluktuatif mengikuti jadwal pidato pejabat Fed di sesi Amerika. Jika narasi yang disampaikan cenderung hawkish, maka emas berisiko mengalami aksi jual jangka pendek. Namun, jika ada indikasi pelonggaran, emas bisa mendapatkan momentum baru untuk menguji level tertinggi mingguan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 19 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Likuiditas Rendah Akibat Libur Perbankan AS Batasi Volatilitas Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stabil pada pembukaan sesi awal minggu ini seiring dengan pembaruan kalender ekonomi yang minim indikator berdampak tinggi. Fokus pasar masih tertuju pada penyesuaian posisi setelah rilis data inflasi produsen AS akhir pekan lalu yang menunjukkan tanda-tanda pendinginan ekonomi. Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan bagi emas karena mengurangi tekanan ekspektasi kenaikan suku bunga yang agresif dalam jangka pendek.

Dampaknya untuk hari ini, harga emas diperkirakan tidak akan mengalami fluktuasi yang tajam karena hari libur nasional di Amerika Serikat yang menyebabkan perbankan dan bursa komoditas New York tutup. Kurangnya aktivitas perdagangan dari sisi institusi AS membuat pergerakan harga hari ini sangat bergantung pada sentimen pasar Eropa. Volume perdagangan yang rendah seringkali menyebabkan penyebaran harga (spread) yang lebih lebar dari biasanya di pasar spot.

Sentimen pasar hari ini juga dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah yang stabil pasca rilis data persediaan energi global kemarin. Emas seringkali bergerak searah dengan harga komoditas energi sebagai bentuk perlindungan terhadap inflasi biaya produksi. Selama harga minyak mampu bertahan di level tinggi, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai tetap akan terjaga meskipun dolar AS menunjukkan ketangguhan sementara.

Forecast nanti malam menunjukkan emas akan terus berada dalam pola konsolidasi dengan volatilitas yang sangat rendah hingga pergantian hari. Fokus utama pasar akan segera beralih pada rilis data ekonomi esok hari yang mencakup angka pertumbuhan ekonomi dari beberapa negara maju. Investor diharapkan untuk tidak terlalu agresif malam ini dan lebih baik menunggu kembalinya likuiditas pasar secara penuh pada perdagangan hari Selasa. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 15 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Ritel AS Dorong Minat Safe Haven Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini mendapatkan dukungan tambahan setelah data penjualan ritel AS yang dirilis kemarin menunjukkan perlambatan konsumsi masyarakat. Penurunan ini memberikan indikasi awal bahwa ekonomi mulai mendingin, yang secara historis memberikan sentimen positif bagi emas sebagai aset aman di tengah ancaman resesi.

Pelemahan belanja konsumen ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan pagi ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional.

Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data indeks manufaktur Philadelphia. Jika sektor manufaktur juga menunjukkan kontraksi, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi.

Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya diversifikasi. "Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka," kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 14 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Langkah Bank Sentral Tiongkok Memperketat Likuiditas Perbankan

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini setelah People's Bank of China (PBOC) secara mengejutkan menarik likuiditas dari sistem perbankan domestik melalui operasi pasar terbuka. Langkah pengetatan ini memicu kekhawatiran akan berkurangnya ketersediaan modal untuk investasi aset komoditas di Tiongkok.

Sebagai salah satu pembeli emas terbesar, setiap sinyal pengetatan moneter di Tiongkok cenderung direspons negatif oleh pasar emas berjangka global. Penarikan likuiditas ini juga menyebabkan penguatan tipis Yuan, yang membuat harga emas impor menjadi lebih mahal bagi pembeli lokal di Tiongkok. Para trader di bursa berjangka melakukan aksi ambil untung sebagai respons terhadap potensi penurunan permintaan fisik.

Penurunan harga emas mencerminkan kewaspadaan pasar terhadap perlambatan stimulus di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut. Namun, penurunan ini sedikit tertahan oleh ekspektasi bahwa langkah ini hanya bersifat sementara untuk menstabilkan inflasi domestik.

Dalam jangka pendek, pasar emas berjangka akan menantikan data pertumbuhan ekonomi Tiongkok kuartal mendatang. Investor disarankan untuk memantau suku bunga pinjaman (LPR) di Tiongkok. Emas kini berjuang melawan dampak pengetatan likuiditas di pasar Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 13 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Memahami Rasio Emas Terhadap Perak dalam Strategi Trading

 HARGA EMAS HARI INI - Rasio emas terhadap perak (gold-silver ratio) adalah metrik yang menunjukkan berapa banyak ons perak yang dibutuhkan untuk membeli satu ons emas. Bagi trader emas berjangka, rasio ini adalah indikator penting untuk menentukan apakah harga emas saat ini relatif murah atau mahal dibandingkan dengan perak. Secara historis, rasio yang sangat tinggi sering kali menjadi sinyal bahwa emas sudah terlalu mahal atau perak terlalu murah.

Ketika rasio ini mencapai tingkat ekstrem, trader sering kali melakukan strategi pembalikan. Misalnya, jika rasio terlalu tinggi, mereka mungkin mulai mengalihkan investasi ke perak dengan ekspektasi bahwa rasio akan kembali ke rata-rata historisnya. Pergerakan dalam rasio ini sering kali mendahului perubahan tren besar di pasar logam mulia, menjadikannya alat bantu yang sangat berharga dalam analisis lintas aset.

Memantau rasio ini memberikan wawasan tentang selera risiko pasar secara keseluruhan. Biasanya, emas cenderung memimpin saat terjadi ketidakpastian ekonomi (risk-off), sementara perak cenderung unggul saat ekonomi tumbuh pesat (risk-on). Memahami dinamika ini membantu trader emas berjangka memposisikan diri lebih baik di tengah perubahan siklus ekonomi. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 12 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Spekulasi Kenaikan Suku Bunga Lanjutan di Eropa


HARGA EMAS HARI INI
- Harga emas berjangka mengalami tekanan jual setelah muncul spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa mungkin akan menaikkan suku bunga lebih tinggi dari perkiraan awal untuk menekan inflasi yang membandel. Prospek suku bunga yang lebih tinggi di zona euro meningkatkan daya tarik mata uang euro dan aset berbunga lainnya, yang pada gilirannya menekan harga emas global.

Investor mulai melakukan penyesuaian posisi di pasar berjangka dengan mengurangi kepemilikan emas mereka. Tekanan ini terlihat cukup konsisten sepanjang sesi perdagangan karena pelaku pasar beralih ke instrumen pasar uang yang menawarkan pengembalian lebih pasti dalam jangka pendek.

Namun, dukungan teknikal pada level harga tertentu masih mampu menahan penurunan emas agar tidak terlalu dalam. Pembelian fisik dari industri teknologi yang menggunakan emas dalam komponen elektronik memberikan sedikit penyeimbang di tengah aksi jual investor finansial.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada rilis data inflasi kawasan Eropa pekan depan. Jika inflasi mendingin, emas mungkin akan mendapatkan ruang untuk kembali menguat. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Rabu, 07 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Penurunan Tajam Defisit Perdagangan Amerika Serikat


HARGA EMAS HARI INI
- Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini setelah rilis data Departemen Perdagangan AS yang menunjukkan penurunan defisit perdagangan secara signifikan. Membaiknya neraca perdagangan AS memperkuat fundamental Dolar AS dan memberikan sinyal ketahanan ekonomi domestik yang kuat.

Data perdagangan yang positif ini mengurangi urgensi pasar untuk mencari perlindungan di aset aman. Dolar AS yang lebih perkasa membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing, sehingga memicu aksi jual di pasar berjangka. Selain itu, membaiknya ekonomi AS memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level yang tinggi.

Penurunan harga emas mencerminkan pergeseran sentimen pasar yang kini lebih optimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global yang dipimpin oleh AS. Namun, penurunan ini tertahan di level dukungan teknis karena permintaan fisik dari India yang masih solid.

Dalam jangka pendek, pasar emas berjangka akan menantikan data ekspor-impor bulan depan untuk melihat keberlanjutan tren ini. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan indeks Dolar (DXY). Emas kini berjuang melawan penguatan fundamental Dolar AS. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 06 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Memahami Rasio Emas Terhadap Perak dalam Strategi Trading


HARGA EMAS HARI INI - Rasio emas terhadap perak (gold-silver ratio) adalah metrik yang menunjukkan berapa banyak ons perak yang dibutuhkan untuk membeli satu ons emas. Bagi trader emas berjangka, rasio ini adalah indikator penting untuk menentukan apakah harga emas saat ini relatif murah atau mahal dibandingkan dengan perak. Secara historis, rasio yang sangat tinggi sering kali menjadi sinyal bahwa emas sudah terlalu mahal atau perak terlalu murah.

Ketika rasio ini mencapai tingkat ekstrem, trader sering kali melakukan strategi pembalikan. Misalnya, jika rasio terlalu tinggi, mereka mungkin mulai mengalihkan investasi ke perak dengan ekspektasi bahwa rasio akan kembali ke rata-rata historisnya. Pergerakan dalam rasio ini sering kali mendahului perubahan tren besar di pasar logam mulia, menjadikannya alat bantu yang sangat berharga dalam analisis lintas aset.

Memantau rasio ini memberikan wawasan tentang selera risiko pasar secara keseluruhan. Biasanya, emas cenderung memimpin saat terjadi ketidakpastian ekonomi (risk-off), sementara perak cenderung unggul saat ekonomi tumbuh pesat (risk-on). Memahami dinamika ini membantu trader emas berjangka memposisikan diri lebih baik di tengah perubahan siklus ekonomi. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 05 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Tertekan Oleh Penguatan Signifikan Indeks Dolar AS


HARGA EMAS HARI INI
- Harga emas berjangka mengalami tekanan pada sesi perdagangan hari ini setelah indeks dolar AS (DXY) mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan. Penguatan dolar ini dipicu oleh rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang tetap solid, yang meredam ekspektasi pasar akan adanya pelonggaran moneter dalam waktu dekat. Emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga menekan volume permintaan global.

Tekanan jual di pasar berjangka terlihat cukup masif seiring dengan perpindahan likuiditas ke pasar uang dan obligasi jangka pendek yang menawarkan imbal hasil lebih menarik. Emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga harus bersaing ketat dengan dolar yang sedang dalam tren menguat.

Meski demikian, dukungan harga masih terlihat pada level psikologis bawah karena adanya aksi beli bertahap dari sektor ritel di Asia. Pembelian fisik untuk kepentingan perhiasan memberikan lantai dukungan agar harga tidak terkoreksi terlalu dalam di tengah dominasi sentimen dolar.

Masa depan harga emas berjangka akan bergantung pada pidato pejabat bank sentral mendatang. Kejelasan mengenai arah suku bunga akan menjadi penentu apakah emas dapat berbalik arah atau tetap berada dalam fase konsolidasi negatif. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Rabu, 31 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Lonjakan Penjualan Rumah Bekas di Amerika Serikat


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini menyusul laporan National Association of Realtors (NAR) yang menunjukkan lonjakan tak terduga dalam penjualan rumah bekas (Existing Home Sales) di AS. Ketangguhan sektor properti ini memberikan sinyal bahwa ekonomi AS masih cukup kuat untuk menghadapi suku bunga tinggi.

Data properti yang solid ini mendorong kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS karena pasar berekspektasi Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama (higher for longer). Kenaikan imbal hasil ini secara langsung menekan daya tarik emas yang tidak memberikan bunga. Dolar AS yang menguat juga menambah beban bagi pergerakan harga emas di bursa berjangka.

Penurunan harga emas mencerminkan rotasi modal investor ke aset-aset yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi domestik AS. Namun, penurunan ini sedikit tertahan oleh permintaan fisik yang stabil dari wilayah Timur Tengah.

Dalam jangka pendek, pasar emas berjangka akan menantikan data izin mendirikan bangunan untuk mengonfirmasi tren sektor perumahan. Jika data sektor riil terus membaik, emas kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan. Investor disarankan untuk memperhatikan level dukungan teknis di area bawah. Emas kini berjuang melawan ketangguhan sektor properti AS. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG sumber : newsmaker.id

Selasa, 30 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Memahami Rasio Emas Terhadap Perak dalam Strategi Trading


HARGA EMAS HARI INI - Rasio emas terhadap perak (gold-silver ratio) adalah metrik yang menunjukkan berapa banyak ons perak yang dibutuhkan untuk membeli satu ons emas. Bagi trader emas berjangka, rasio ini adalah indikator penting untuk menentukan apakah harga emas saat ini relatif murah atau mahal dibandingkan dengan perak. Secara historis, rasio yang sangat tinggi sering kali menjadi sinyal bahwa emas sudah terlalu mahal atau perak terlalu murah.

Ketika rasio ini mencapai tingkat ekstrem, trader sering kali melakukan strategi pembalikan. Misalnya, jika rasio terlalu tinggi, mereka mungkin mulai mengalihkan investasi ke perak dengan ekspektasi bahwa rasio akan kembali ke rata-rata historisnya. Pergerakan dalam rasio ini sering kali mendahului perubahan tren besar di pasar logam mulia, menjadikannya alat bantu yang sangat berharga dalam analisis lintas aset.

Memantau rasio ini memberikan wawasan tentang selera risiko pasar secara keseluruhan. Biasanya, emas cenderung memimpin saat terjadi ketidakpastian ekonomi (risk-off), sementara perak cenderung unggul saat ekonomi tumbuh pesat (risk-on). Memahami dinamika ini membantu trader emas berjangka memposisikan diri lebih baik di tengah perubahan siklus ekonomi. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id