Pelemahan sektor ritel ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan hari ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional. Emas dianggap sebagai tempat perlindungan yang paling andal saat prospek pertumbuhan ekonomi mulai melambat.
Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data penjualan rumah (Existing Home Sales). Forecast menunjukkan jika sektor properti juga menunjukkan pelemahan, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi malam ini.
Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya strategi defensif. Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar