Dampaknya hari ini, emas mendapatkan dukungan di tengah pelemahan mata uang Pound Sterling dan kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi Inggris bisa menular ke kawasan Eropa lainnya. Meskipun Dolar AS masih dominan, risiko perlambatan ekonomi global menjadi penyeimbang yang menjaga harga emas tidak jatuh terlalu dalam. Permintaan fisik di bursa berjangka terlihat stabil dari pelaku pasar institusional.
Kondisi ekonomi Inggris yang masuk ke zona resesi memaksa investor untuk mengevaluasi kembali risiko di pasar ekuitas Eropa. Hal ini memberikan dorongan moderat bagi emas karena aset ini dianggap sebagai pelindung nilai yang paling aman di tengah ancaman resesi global. Investor cenderung memindahkan sebagian modal mereka ke kontrak berjangka emas sebagai langkah asuransi portofolio.
Forecast nanti malam: Investor menantikan rilis Klaim Pengangguran Awal AS. Jika angka klaim meningkat signifikan melampaui estimasi, hal ini akan mengonfirmasi adanya pendinginan di pasar tenaga kerja AS. Skenario ini diprediksi akan menjadi angin segar bagi harga emas untuk kembali naik menembus area resistensi teknis di sesi New York. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar