Pelemahan belanja konsumen ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan pagi ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional.
Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data indeks manufaktur Philadelphia. Jika sektor manufaktur juga menunjukkan kontraksi, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi.
Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya diversifikasi. "Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka," kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar