Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Rabu, 31 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Lonjakan Penjualan Rumah Bekas di Amerika Serikat


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini menyusul laporan National Association of Realtors (NAR) yang menunjukkan lonjakan tak terduga dalam penjualan rumah bekas (Existing Home Sales) di AS. Ketangguhan sektor properti ini memberikan sinyal bahwa ekonomi AS masih cukup kuat untuk menghadapi suku bunga tinggi.

Data properti yang solid ini mendorong kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS karena pasar berekspektasi Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama (higher for longer). Kenaikan imbal hasil ini secara langsung menekan daya tarik emas yang tidak memberikan bunga. Dolar AS yang menguat juga menambah beban bagi pergerakan harga emas di bursa berjangka.

Penurunan harga emas mencerminkan rotasi modal investor ke aset-aset yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi domestik AS. Namun, penurunan ini sedikit tertahan oleh permintaan fisik yang stabil dari wilayah Timur Tengah.

Dalam jangka pendek, pasar emas berjangka akan menantikan data izin mendirikan bangunan untuk mengonfirmasi tren sektor perumahan. Jika data sektor riil terus membaik, emas kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan. Investor disarankan untuk memperhatikan level dukungan teknis di area bawah. Emas kini berjuang melawan ketangguhan sektor properti AS. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG sumber : newsmaker.id

Selasa, 30 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Memahami Rasio Emas Terhadap Perak dalam Strategi Trading


HARGA EMAS HARI INI - Rasio emas terhadap perak (gold-silver ratio) adalah metrik yang menunjukkan berapa banyak ons perak yang dibutuhkan untuk membeli satu ons emas. Bagi trader emas berjangka, rasio ini adalah indikator penting untuk menentukan apakah harga emas saat ini relatif murah atau mahal dibandingkan dengan perak. Secara historis, rasio yang sangat tinggi sering kali menjadi sinyal bahwa emas sudah terlalu mahal atau perak terlalu murah.

Ketika rasio ini mencapai tingkat ekstrem, trader sering kali melakukan strategi pembalikan. Misalnya, jika rasio terlalu tinggi, mereka mungkin mulai mengalihkan investasi ke perak dengan ekspektasi bahwa rasio akan kembali ke rata-rata historisnya. Pergerakan dalam rasio ini sering kali mendahului perubahan tren besar di pasar logam mulia, menjadikannya alat bantu yang sangat berharga dalam analisis lintas aset.

Memantau rasio ini memberikan wawasan tentang selera risiko pasar secara keseluruhan. Biasanya, emas cenderung memimpin saat terjadi ketidakpastian ekonomi (risk-off), sementara perak cenderung unggul saat ekonomi tumbuh pesat (risk-on). Memahami dinamika ini membantu trader emas berjangka memposisikan diri lebih baik di tengah perubahan siklus ekonomi. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 29 Desember 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Sinyal Hawkish Berkelanjutan dari Federal Reserve


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami tekanan jual setelah beberapa pejabat Federal Reserve mengeluarkan pernyataan yang menekankan pentingnya mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Sinyal hawkish ini memupus harapan pasar akan adanya pemotongan suku bunga dalam waktu dekat, yang secara langsung meningkatkan biaya peluang bagi pemegang emas sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Dolar AS merespons positif pernyataan tersebut dengan mencatatkan penguatan terhadap mata uang utama lainnya, yang membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional. Kondisi ini memaksa emas berjangka untuk terkoreksi dari level tertingginya dalam sepekan terakhir.

Namun, di tengah tekanan ini, permintaan fisik dari sektor perhiasan di pasar Asia tetap menunjukkan ketahanan. Beberapa investor ritel justru memanfaatkan penurunan harga ini untuk melakukan akumulasi bertahap sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada rilis data inflasi konsumen mendatang. Jika inflasi menunjukkan tanda-tanda penurunan yang lebih lambat dari perkiraan, emas kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan sentimen suku bunga. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Rabu, 24 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Rilis Laporan Ketenagakerjaan ADP yang Solid


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini menyusul laporan ketenagakerjaan sektor swasta AS (ADP) yang menunjukkan penambahan jumlah lapangan kerja yang melampaui ekspektasi pasar. Ketahanan pasar tenaga kerja AS memberikan sinyal bahwa ekonomi masih cukup panas, yang memungkinkan Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat.

Data ADP yang positif ini memicu kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS jangka pendek karena pasar menyesuaikan ekspektasi terhadap suku bunga terminal The Fed. Kenaikan biaya peluang ini membuat emas menjadi kurang menarik bagi investor spekulatif. Selain itu, dolar AS menguat tajam sebagai respons terhadap data tenaga kerja yang solid, menekan harga emas lebih lanjut.

Penurunan harga emas berjangka mencerminkan pergeseran sentimen investor yang kini lebih memprioritaskan aset berimbal hasil tinggi di tengah optimisme pertumbuhan ekonomi AS. Namun, penurunan ini sedikit tertahan oleh permintaan fisik dari pasar Asia.

Dalam jangka pendek, pasar emas berjangka akan menantikan data Non-Farm Payrolls (NFP) resmi untuk mengonfirmasi tren ketenagakerjaan. Jika data NFP kembali kuat, emas kemungkinan akan menghadapi tekanan jual tambahan. Investor disarankan untuk waspada terhadap volatilitas tinggi menjelang akhir pekan. Emas kini berjuang melawan kekuatan pasar tenaga kerja AS. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 23 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Peran Bank Sentral Global dalam Akumulasi Cadangan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Tren de-dolarisasi yang dilakukan oleh banyak bank sentral di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki, telah menjadi pendorong utama permintaan emas fisik dalam beberapa tahun terakhir. Bank sentral membeli emas untuk mendiversifikasi cadangan devisa mereka dan mengurangi ketergantungan pada Dolar AS.

Akumulasi emas oleh bank sentral memberikan dukungan harga yang kuat di pasar berjangka. Ketika bank-bank besar ini terus menambah cadangan mereka, hal tersebut mengirimkan sinyal kepercayaan terhadap nilai jangka panjang emas sebagai aset penyimpan nilai. Permintaan institusional berskala besar ini sering kali bertindak sebagai dasar yang mencegah harga jatuh terlalu dalam saat terjadi aksi jual spekulatif.

Laporan kuartalan dari World Gold Council mengenai pembelian bank sentral sering menjadi rujukan penting bagi analis. Peningkatan cadangan emas negara secara konsisten menunjukkan pergeseran struktural dalam lanskap keuangan global yang mendukung prospek bullish bagi emas berjangka dalam jangka panjang. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 22 Desember 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Tenor 10 Tahun AS


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami penurunan menyusul lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam beberapa bulan. Kenaikan yield obligasi ini membuat aset berbasis bunga menjadi jauh lebih menarik bagi investor institusional dibandingkan emas yang tidak memberikan dividen atau bunga. Dolar AS yang turut menguat seiring kenaikan yield ini menambah tekanan bagi harga emas di pasar internasional.

Pasar bereaksi terhadap prospek ekonomi AS yang tetap tangguh meskipun suku bunga berada di level restriktif. Hal ini mengurangi spekulasi akan adanya pemotongan suku bunga darurat, yang secara tradisional merupakan pendorong utama harga emas.

Meskipun emas sedang tertekan, permintaan fisik dari sektor perhiasan di pasar negara berkembang tetap stabil, memberikan dukungan psikologis agar harga tidak jatuh terlalu dalam. Pembelian oleh bank sentral juga masih terus berlangsung meskipun dengan volume yang lebih kecil.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada data inflasi produsen yang akan dirilis pekan depan. Jika inflasi tetap terkendali, tekanan pada yield obligasi mungkin mereda, yang pada akhirnya memberikan ruang bagi emas untuk bernapas kembali. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 19 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Pasca Data Ekonomi Kuat Menghambat Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stagnan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, terhambat oleh penguatan berkelanjutan dari dolar Amerika Serikat (AS) menyusul rilis data ekonomi AS yang menunjukkan kinerja yang kuat. Data yang solid ini memperkuat ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang ketat. Kekuatan dolar membuat emas, yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut, menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Selain faktor mata uang, sentimen pasar yang cenderung optimistis juga menekan emas. Prospek pertumbuhan yang baik mengurangi daya tarik emas safe haven.

Namun, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian jangka panjang terkait defisit fiskal AS dan risiko geopolitik. Kekhawatiran akan ketidakstabilan fiskal dan politik membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian investor untuk diversifikasi.

Para pelaku pasar kini berhati-hati menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang, yang akan menjadi ujian besar bagi arah kebijakan The Fed. Kejelasan arah kebijakan The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas dalam jangka pendek - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 18 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Bank Sentral Eropa Timur Tambah Cadangan Emas, Harga Berjangka Stabil


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka menunjukkan stabilitas yang solid setelah munculnya laporan bahwa beberapa bank sentral di wilayah Eropa Timur terus menambah cadangan emas fisik mereka. Langkah diversifikasi cadangan devisa ini diambil untuk mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

Pembelian besar-besaran oleh bank sentral memberikan sinyal positif bagi investor bahwa nilai intrinsik emas tetap diakui sebagai aset cadangan paling strategis. Aktivitas ini juga membantu menahan potensi penurunan harga yang dipicu oleh fluktuasi indeks mata uang global.

Permintaan institusional yang konsisten ini seringkali dianggap sebagai lantai harga bagi emas berjangka. Ketika bank sentral membeli, pasar cenderung mengikuti dengan sentimen bullish karena menganggap prospek harga jangka panjang akan tetap terjaga di level yang tinggi.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya mengikuti jejak investor besar. Strategi bank sentral untuk memborong emas merupakan indikator kuat bahwa emas tetap menjadi aset yang sangat berharga dalam menjaga stabilitas portofolio di masa depan. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 17 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Penurunan Drastis Klaim Pengangguran Awal AS


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan yang menunjukkan penurunan drastis dalam klaim tunjangan pengangguran awal (Initial Jobless Claims) di Amerika Serikat. Angka yang jauh lebih rendah dari perkiraan ini mengindikasikan pasar tenaga kerja AS yang masih sangat ketat dan kuat.

Data pasar tenaga kerja yang kuat memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, atau bahkan melakukan pengetatan lebih lanjut, tanpa memicu resesi yang mendalam. Prospek kebijakan moneter yang hawkish ini menyebabkan lonjakan imbal hasil obligasi Treasury AS dan penguatan Dolar AS. Imbal hasil yang lebih tinggi dan Dolar yang kuat secara bersamaan menekan harga emas, yang sensitif terhadap biaya peluang.

Penurunan harga emas berjangka diperparah oleh aksi ambil untung di tengah sentimen risk-on, di mana investor beralih ke aset yang lebih berorientasi pada pertumbuhan. Namun, penurunan ini terbatas karena dukungan dari kekhawatiran geopolitik yang terus-menerus.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap di bawah tekanan selama data pasar tenaga kerja AS terus menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat komentar pejabat The Fed yang mungkin melihat data ini sebagai sinyal untuk pengetatan lanjutan. Emas kini berjuang melawan indikasi pasar tenaga kerja AS yang kuat. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Selasa, 16 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Minyak Mentah dan Emas Memiliki Korelasi Positif


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka seringkali bergerak searah dengan harga minyak mentah. Korelasi positif ini didorong oleh satu faktor utama: inflasi. Minyak mentah adalah salah satu input energi dan komoditas transportasi terpenting di dunia. Kenaikan harga minyak mentah secara langsung meningkatkan biaya produksi di hampir setiap sektor, yang dengan cepat diterjemahkan menjadi tekanan inflasi yang lebih tinggi di seluruh ekonomi global.

Ketika pasar melihat harga minyak melonjak, mereka mengantisipasi lonjakan inflasi di masa depan. Emas, sebagai pelindung nilai inflasi tradisional, langsung diuntungkan dari ekspektasi ini. Investor berbondong-bondong membeli emas untuk melindungi daya beli mereka dari depresiasi nilai mata uang fiat akibat inflasi yang didorong oleh energi.

Selain itu, lonjakan harga minyak yang ekstrem dapat memicu kekhawatiran tentang stagflasi (inflasi tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi yang stagnan). Stagflasi adalah skenario yang sangat bullish bagi emas, karena aset berbasis suku bunga dan saham cenderung berkinerja buruk, membuat emas menjadi pilihan perlindungan yang paling menarik.

Oleh karena itu, mengamati pergerakan harga minyak mentah, terutama kontrak Brent dan WTI, adalah praktik standar bagi trader emas berjangka. Minyak bertindak sebagai indikator inflasi dan risiko geopolitik, yang keduanya merupakan pendorong utama harga emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 15 Desember 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Kenaikan Biaya Jasa Kesehatan AS yang Mengejutkan


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami penurunan, didorong oleh laporan yang menunjukkan kenaikan tajam dan tak terduga dalam biaya jasa kesehatan di Amerika Serikat. Lonjakan harga jasa, yang merupakan komponen utama dari inflasi inti, memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi di AS bersifat struktural dan persisten. Pasar memproyeksikan bahwa The Fed akan merespons lonjakan ini dengan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Kenaikan biaya jasa kesehatan secara langsung meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada dasarnya positif untuk emas sebagai lindung nilai. Namun, respons pasar yang dominan adalah fokus pada implikasi kebijakan moneter, yaitu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan dolar AS, yang keduanya merugikan emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa biaya jasa kesehatan yang tinggi dapat membebani anggaran konsumen, yang pada akhirnya dapat memicu perlambatan belanja dan resesi, yang akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana bank sentral menafsirkan lonjakan biaya jasa ini. Jika mereka melihatnya sebagai ancaman inflasi yang membutuhkan pengetatan lebih lanjut, emas akan tertekan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 12 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Pasca Data Ekonomi Kuat Menghambat Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stagnan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, terhambat oleh penguatan berkelanjutan dari dolar Amerika Serikat (AS) menyusul rilis data ekonomi AS yang menunjukkan kinerja yang kuat. Data yang solid ini memperkuat ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang ketat. Kekuatan dolar membuat emas, yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut, menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Selain faktor mata uang, sentimen pasar yang cenderung optimistis juga menekan emas. Prospek pertumbuhan yang baik mengurangi daya tarik emas safe haven.

Namun, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian jangka panjang terkait defisit fiskal AS dan risiko geopolitik. Kekhawatiran akan ketidakstabilan fiskal dan politik membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian investor untuk diversifikasi.

Para pelaku pasar kini berhati-hati menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang, yang akan menjadi ujian besar bagi arah kebijakan The Fed. Kejelasan arah kebijakan The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas dalam jangka pendek - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 11 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Pasar Emas Berjangka Mendapat Dukungan dari Lonjakan Harga Minyak di Atas Level Kunci


HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar emas berjangka menguat hari ini, didukung oleh lonjakan harga minyak mentah global yang berhasil menembus dan bertahan di atas level harga psikologis kunci. Kenaikan harga minyak ini memicu kembali kekhawatiran inflasi energi, yang menjadi pemicu utama pembelian emas.

Kenaikan harga minyak, yang disebabkan oleh ketegangan geopolitik dan prospek pengurangan produksi oleh OPEC+, meningkatkan biaya produksi secara global dan menekan daya beli mata uang fiat. Emas, sebagai lindung nilai inflasi, menjadi aset yang sangat diminati.

Lonjakan harga minyak ini juga menambah kompleksitas bagi bank sentral, karena harus menghadapi inflasi yang didorong oleh sisi penawaran (supply-side inflation).

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat lonjakan harga minyak sebagai dorongan fundamental yang signifikan. "Harga minyak yang tinggi secara inheren bullish bagi emas," kata seorang konsultan investasi. "Kami melihat korelasi positif ini sebagai alasan kuat untuk mempertahankan posisi beli emas." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 10 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat di Tengah Kekhawatiran Gangguan Geopolitik di Selat Hormuz


HARGA EMAS HARI INI
- Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang moderat hari ini, didorong oleh peningkatan kekhawatiran dan ketegangan geopolitik yang memanas di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak mentah dan gas alam yang sangat penting. Peningkatan risiko konflik di kawasan ini memicu arus modal safe-haven yang signifikan ke emas global.

Selat Hormuz adalah titik cekik (chokepoint) yang kritis untuk pasokan energi global. Setiap ancaman terhadap navigasi di selat tersebut memiliki implikasi besar bagi pasar energi dan stabilitas ekonomi global. Risiko gangguan pasokan energi ini meningkatkan ketidakpastian geopolitik dan prospek inflasi harga minyak, yang merupakan skenario bullish untuk emas. Emas diuntungkan sebagai aset netral dari risiko geopolitik.

Penguatan emas juga didukung oleh tekanan beli dari bank sentral dan investor yang mencari perlindungan dari risiko perang dan lonjakan harga energi. Kekhawatiran geopolitik ini mengesampingkan faktor-faktor makroekonomi jangka pendek lainnya, seperti penguatan dolar AS. Emas kini diuntungkan dari ketakutan akan konflik militer dan energi di Timur Tengah.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan terus memantau dengan cermat perkembangan militer dan diplomatik di kawasan Teluk. Selama ketegangan geopolitik berlanjut, emas kemungkinan akan mendapat dukungan lebih lanjut. Investor disarankan untuk memperhatikan respons harga minyak mentah terhadap perkembangan ini. Emas kini didukung oleh sentimen risk-off yang berasal dari risiko geopolitik energi. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 09 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Minyak Mentah dan Emas Memiliki Korelasi Positif


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka seringkali bergerak searah dengan harga minyak mentah. Korelasi positif ini didorong oleh satu faktor utama: inflasi. Minyak mentah adalah salah satu input energi dan komoditas transportasi terpenting di dunia. Kenaikan harga minyak mentah secara langsung meningkatkan biaya produksi di hampir setiap sektor, yang dengan cepat diterjemahkan menjadi tekanan inflasi yang lebih tinggi di seluruh ekonomi global.

Ketika pasar melihat harga minyak melonjak, mereka mengantisipasi lonjakan inflasi di masa depan. Emas, sebagai pelindung nilai inflasi tradisional, langsung diuntungkan dari ekspektasi ini. Investor berbondong-bondong membeli emas untuk melindungi daya beli mereka dari depresiasi nilai mata uang fiat akibat inflasi yang didorong oleh energi.

Selain itu, lonjakan harga minyak yang ekstrem dapat memicu kekhawatiran tentang stagflasi (inflasi tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi yang stagnan). Stagflasi adalah skenario yang sangat bullish bagi emas, karena aset berbasis suku bunga dan saham cenderung berkinerja buruk, membuat emas menjadi pilihan perlindungan yang paling menarik.

Oleh karena itu, mengamati pergerakan harga minyak mentah, terutama kontrak Brent dan WTI, adalah praktik standar bagi trader emas berjangka. Minyak bertindak sebagai indikator inflasi dan risiko geopolitik, yang keduanya merupakan pendorong utama harga emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 05 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Risk-Off Akhir Tahun Menghadang Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stagnan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, terhambat oleh sentimen risk-off yang dominan di akhir tahun. Investor mengurangi risiko di portofolio mereka, yang secara tidak langsung menekan aset safe haven seperti emas. Kinerja pasar saham yang positif di sesi Asia dan Eropa juga mengurangi daya tarik emas.

Pelemahan emas juga didukung oleh kondisi makroekonomi yang menekan emas, yaitu penguatan dolar AS dan yield obligasi AS yang bertahan di level tinggi. Kondisi ini didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat hingga tahun depan.

Namun, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian memasuki tahun baru, termasuk risiko geopolitik dan potensi volatilitas ekonomi. Kekhawatiran akan ketidakstabilan global membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian investor untuk diversifikasi.

Para pelaku pasar kini berhati-hati menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang, meskipun pergerakan pasar diperkirakan terbatas karena liburan. Data inflasi ini tetap penting untuk memprediksi arah kebijakan The Fed di tahun 2026 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 04 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Pasar Emas Berjangka Mendapat Dukungan dari Pelemahan Yuan Tiongkok


HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar emas berjangka menguat hari ini, didukung oleh pelemahan nilai tukar Yuan Tiongkok terhadap Dolar AS. Pelemahan Yuan ini, yang disebabkan oleh perlambatan ekonomi domestik dan stimulus moneter, mendorong investor Tiongkok untuk mengalihkan dana mereka ke emas sebagai lindung nilai terhadap devaluasi mata uang.

Tiongkok adalah konsumen emas terbesar di dunia, dan setiap pelemahan mata uangnya secara signifikan meningkatkan permintaan lokal terhadap emas sebagai penyimpan nilai. Emas, yang diukur dalam Yuan, menjadi lebih mahal, tetapi tetap dianggap sebagai aset yang lebih aman daripada aset domestik yang berisiko.

Pelemahan Yuan juga meningkatkan tekanan deflasi di Tiongkok, yang mengancam stabilitas ekonomi regional dan global, sebuah skenario yang mendukung permintaan safe-haven untuk emas.

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat pelemahan Yuan sebagai pendorong permintaan fisik yang kuat. "Ketika Yuan melemah, permintaan emas Tiongkok cenderung melonjak," kata seorang konsultan investasi. "Faktor permintaan fisik Tiongkok ini memberikan dasar yang kuat bagi harga emas global." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 03 Desember 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat di Tengah Ketidakpastian Pemilihan Umum di Negara Berkembang Utama


HARGA EMAS HARI INI
- Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang moderat hari ini, didorong oleh ketidakpastian yang meningkat seputar pemilihan umum di salah satu negara berkembang utama di Asia. Ketegangan politik yang memanas dan risiko kerusuhan pasca-pemilu di negara tersebut memicu arus modal safe-haven yang signifikan ke emas global.

Ketidakpastian politik di pasar berkembang besar seringkali menyebabkan pelemahan mata uang lokal dan pelarian modal ke aset yang lebih netral dan aman. Emas, sebagai aset yang tidak terikat pada risiko mata uang atau politik domestik, menjadi tujuan utama untuk melindungi modal. Arus dana masuk ini memberikan dukungan harga yang kuat bagi emas berjangka, mengesampingkan faktor-faktor makroekonomi jangka pendek lainnya.

Penguatan emas juga didukung oleh tekanan beli dari bank sentral regional yang mungkin mencari diversifikasi cadangan di tengah ketidakstabilan politik. Meskipun risiko ini terlokalisasi, dampaknya terasa di pasar emas global karena negara tersebut merupakan pemain penting dalam perdagangan dan permintaan fisik. Emas kini diuntungkan dari ketakutan akan instabilitas politik di ekonomi pasar berkembang.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan terus memantau dengan cermat perkembangan politik dan hasil pemilu di negara berkembang tersebut. Selama ketidakpastian politik berlanjut, emas kemungkinan akan mendapat dukungan lebih lanjut. Investor disarankan untuk memperhatikan respons mata uang lokal dan pasar obligasi terhadap perkembangan politik. Emas kini didukung oleh sentimen risk-off yang berasal dari risiko politik pasar berkembang. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG sumber : newsmaker.id

Selasa, 02 Desember 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Lain Selain The Fed


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun kebijakan Federal Reserve (The Fed) di AS adalah pendorong utama harga emas, keputusan suku bunga dari bank sentral utama lainnya, seperti European Central Bank (ECB), Bank of Japan (BOJ), dan Bank of England (BOE), juga memiliki dampak yang signifikan, terutama melalui pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS.

Ketika bank sentral di Eurozone atau Inggris menaikkan suku bunga mereka secara tak terduga, hal ini dapat memperkuat mata uang mereka (Euro atau Poundsterling) relatif terhadap Dolar AS. Pelemahan Dolar AS yang diakibatkan oleh penguatan mata uang lain secara otomatis membuat emas yang dihargai dalam Dolar AS menjadi lebih murah bagi pembeli internasional, yang dapat memicu kenaikan harga emas.

Sebaliknya, jika bank sentral besar lainnya mengadopsi kebijakan yang lebih longgar, mata uang mereka akan melemah, membuat Dolar AS secara komparatif lebih kuat. Penguatan Dolar AS ini akan menekan harga emas. Pasar emas berjangka global adalah sistem yang saling terhubung, di mana setiap kebijakan moneter utama menciptakan riak.

Oleh karena itu, para trader emas berjangka tidak hanya terpaku pada pertemuan FOMC The Fed, tetapi juga pada pengumuman kebijakan dari bank sentral utama lainnya. Perbedaan dalam tingkat suku bunga dan arah kebijakan moneter antar negara-negara besar adalah penentu penting dari volatilitas pasar emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 01 Desember 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Sentimen Optimisme Terhadap Penemuan Obat Baru


HARGA EMAS HARI INI
- Harga emas berjangka mengalami penurunan, didorong oleh sentimen optimisme di pasar yang dipicu oleh pengumuman penemuan obat baru yang menjanjikan untuk penyakit kronis utama. Berita kemajuan medis ini meningkatkan selera risiko pasar, karena dianggap dapat mendukung kesehatan publik dan produktivitas ekonomi global. Ketika sentimen risk-on mendominasi, investor cenderung mengalihkan modal dari aset safe haven seperti emas ke aset yang menawarkan prospek pertumbuhan tinggi.

Optimisme ini mengurangi kekhawatiran perlambatan ekonomi yang signifikan, karena penemuan baru dianggap dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan jangka panjang. Prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, optimisme ini mungkin bersifat sementara. Emas akan dengan cepat mendapatkan kembali momentumnya jika kekhawatiran terhadap efek samping obat atau tantangan dalam distribusi kembali menjadi fokus, memicu risk-off di pasar.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada keberlanjutan sentimen optimisme yang didorong oleh kemajuan ilmiah. Jika sentimen pasar tetap positif, emas mungkin akan menghadapi periode yang menantang. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 28 November 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Risk-Off Akhir Tahun Menghadang Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stagnan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, terhambat oleh sentimen risk-off yang dominan di akhir tahun. Investor mengurangi risiko di portofolio mereka, yang secara tidak langsung menekan aset safe haven seperti emas. Kinerja pasar saham yang positif di sesi Asia dan Eropa juga mengurangi daya tarik emas.

Pelemahan emas juga didukung oleh kondisi makroekonomi yang menekan emas, yaitu penguatan dolar AS dan yield obligasi AS yang bertahan di level tinggi. Kondisi ini didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat hingga tahun depan.

Namun, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian memasuki tahun baru, termasuk risiko geopolitik dan potensi volatilitas ekonomi. Kekhawatiran akan ketidakstabilan global membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian investor untuk diversifikasi.

Para pelaku pasar kini berhati-hati menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang, meskipun pergerakan pasar diperkirakan terbatas karena liburan. Data inflasi ini tetap penting untuk memprediksi arah kebijakan The Fed di tahun 2026 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 27 November 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Pasar Emas Berjangka Mendapat Dukungan dari Pelemahan Yuan Tiongkok


HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar emas berjangka menguat hari ini, didukung oleh pelemahan nilai tukar Yuan Tiongkok terhadap Dolar AS. Pelemahan Yuan ini, yang disebabkan oleh perlambatan ekonomi domestik dan stimulus moneter, mendorong investor Tiongkok untuk mengalihkan dana mereka ke emas sebagai lindung nilai terhadap devaluasi mata uang.

Tiongkok adalah konsumen emas terbesar di dunia, dan setiap pelemahan mata uangnya secara signifikan meningkatkan permintaan lokal terhadap emas sebagai penyimpan nilai. Emas, yang diukur dalam Yuan, menjadi lebih mahal, tetapi tetap dianggap sebagai aset yang lebih aman daripada aset domestik yang berisiko.

Pelemahan Yuan juga meningkatkan tekanan deflasi di Tiongkok, yang mengancam stabilitas ekonomi regional dan global, sebuah skenario yang mendukung permintaan safe-haven untuk emas.

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat pelemahan Yuan sebagai pendorong permintaan fisik yang kuat. "Ketika Yuan melemah, permintaan emas Tiongkok cenderung melonjak," kata seorang konsultan investasi. "Faktor permintaan fisik Tiongkok ini memberikan dasar yang kuat bagi harga emas global." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 26 November 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Lain Selain The Fed


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun kebijakan Federal Reserve (The Fed) di AS adalah pendorong utama harga emas, keputusan suku bunga dari bank sentral utama lainnya, seperti European Central Bank (ECB), Bank of Japan (BOJ), dan Bank of England (BOE), juga memiliki dampak yang signifikan, terutama melalui pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS.

Ketika bank sentral di Eurozone atau Inggris menaikkan suku bunga mereka secara tak terduga, hal ini dapat memperkuat mata uang mereka (Euro atau Poundsterling) relatif terhadap Dolar AS. Pelemahan Dolar AS yang diakibatkan oleh penguatan mata uang lain secara otomatis membuat emas yang dihargai dalam Dolar AS menjadi lebih murah bagi pembeli internasional, yang dapat memicu kenaikan harga emas.

Sebaliknya, jika bank sentral besar lainnya mengadopsi kebijakan yang lebih longgar, mata uang mereka akan melemah, membuat Dolar AS secara komparatif lebih kuat. Penguatan Dolar AS ini akan menekan harga emas. Pasar emas berjangka global adalah sistem yang saling terhubung, di mana setiap kebijakan moneter utama menciptakan riak.

Oleh karena itu, para trader emas berjangka tidak hanya terpaku pada pertemuan FOMC The Fed, tetapi juga pada pengumuman kebijakan dari bank sentral utama lainnya. Perbedaan dalam tingkat suku bunga dan arah kebijakan moneter antar negara-negara besar adalah penentu penting dari volatilitas pasar emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Selasa, 25 November 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat di Tengah Kekhawatiran Baru Krisis Sektor Perbankan Eropa


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang moderat hari ini, didorong oleh munculnya kembali kekhawatiran mengenai stabilitas beberapa bank regional di Eropa. Berita tentang potensi kerugian besar dari eksposur ke properti komersial atau masalah likuiditas di lembaga keuangan tertentu memicu arus modal safe-haven yang signifikan ke emas.

Kekhawatiran terhadap sektor perbankan Eropa meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memiliki risiko pihak lawan (counterparty risk) dan tidak terikat pada sistem keuangan. Ketidakpastian mengenai potensi penularan krisis ini di seluruh Zona Euro mendorong investor untuk mendiversifikasi kepemilikan mereka ke aset yang terbukti andal selama krisis keuangan. Selain itu, kekhawatiran ini dapat memaksa Bank Sentral Eropa (ECB) untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga, yang secara efektif mengurangi biaya peluang memegang emas.

Penguatan emas juga didukung oleh melemahnya Euro relatif terhadap Dolar AS akibat kekhawatiran perbankan. Emas, yang sering bergerak terbalik terhadap mata uang utama, mendapat manfaat dari pelemahan Euro. Meskipun demikian, kenaikan harga emas dibatasi oleh fakta bahwa krisis perbankan tampaknya masih terlokalisasi. Emas kini diuntungkan dari skeptisisme terhadap kesehatan sistem keuangan Eropa.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan terus memantau dengan cermat perkembangan di sektor perbankan Eropa. Jika masalah stabilitas menyebar, emas kemungkinan akan mendapat dukungan lebih lanjut. Investor disarankan untuk memperhatikan respons regulasi dan kebijakan moneter ECB terhadap risiko yang muncul ini. Emas kini didukung oleh sentimen risk-off yang berasal dari sektor keuangan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Senin, 24 November 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Sentimen Pasar yang Optimis Terhadap Peluncuran Teknologi Baru


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami penurunan, didorong oleh sentimen pasar yang optimis menyambut peluncuran serangkaian teknologi terobosan baru di sektor kecerdasan buatan dan biotech. Optimisme ini meningkatkan selera risiko investor, karena mereka memproyeksikan potensi pertumbuhan pendapatan yang signifikan di pasar saham. Ketika sentimen risk-on mendominasi, modal cenderung beralih dari aset safe haven seperti emas ke aset yang menawarkan prospek pertumbuhan tinggi, seperti saham teknologi.

Peluncuran teknologi baru ini juga mengurangi kekhawatiran resesi yang dalam, karena inovasi dianggap dapat mendorong efisiensi dan pertumbuhan ekonomi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, optimisme ini mungkin bersifat sementara. Emas akan dengan cepat mendapatkan kembali momentumnya jika euforia pasar saham memudar atau jika risiko geopolitik kembali mendominasi berita utama.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada keberlanjutan rally pasar saham yang didorong oleh teknologi. Jika optimisme pasar terus berlanjut, emas mungkin akan menghadapi periode yang menantang. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 21 November 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kekuatan Pasar Saham Global Menahan Kenaikan Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stagnan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, terhambat oleh kinerja kuat di pasar saham global (sentimen risk-on). Kinerja kuartalan perusahaan yang positif dan prospek pendapatan yang cerah di pasar AS dan Eropa mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. Investor cenderung mencari keuntungan di aset-aset berisiko yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.

Pelemahan emas juga didukung oleh kondisi makroekonomi yang menekan emas, yaitu penguatan dolar AS dan yield obligasi AS yang bertahan di level tinggi. Kondisi ini didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat.

Namun, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian jangka panjang terkait defisit fiskal AS dan risiko geopolitik. Kekhawatiran akan depresiasi mata uang dan ketidakstabilan global membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian investor untuk diversifikasi risiko.

Para pelaku pasar kini berhati-hati menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang. Data inflasi ini sangat krusial dan dapat mengubah arah pergerakan harga emas secara signifikan.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 20 November 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Pasar Emas Berjangka Menguat di Tengah Kekhawatiran Penularan Krisis Properti Tiongkok


HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar emas berjangka menguat hari ini, didukung oleh kekhawatiran yang kembali muncul mengenai potensi penularan krisis di sektor properti Tiongkok ke sistem keuangan global. Kekhawatiran terhadap gagal bayar utang oleh pengembang besar Tiongkok memicu sentimen risk-off di pasar Asia, mendorong investor untuk beralih ke aset aman.

Krisis properti Tiongkok, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, menimbulkan risiko sistemik bagi pertumbuhan global. Emas diuntungkan dari skenario di mana risiko kredit global dan ketidakpastian ekonomi meningkat.

Arus dana dari pasar ekuitas Tiongkok dan Hong Kong ke emas terlihat meningkat, menunjukkan bahwa investor regional mencari lindung nilai terhadap risiko domestik yang memburuk.

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat krisis Tiongkok sebagai pendorong utama permintaan safe-haven. "Kekacauan properti Tiongkok adalah risiko global. Selama risiko penularan tetap ada, emas akan menjadi penerima manfaat utama sebagai aset non-kredit," kata seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Selasa, 18 November 2025

Notifikasi Harga Emas Real-Time

XAUUSD Price Alert

🚨 XAUUSD PRICE ALERT

Real-time Gold Price Monitoring

Current XAUUSD Price
Loading...

📊 Set Price Alerts

No alerts set. Please set your price alerts above.
Info: Harga update setiap 10 detik. Pastikan izin notifikasi diaktifkan.

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Lain Selain The Fed


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun kebijakan Federal Reserve (The Fed) di AS adalah pendorong utama harga emas, keputusan suku bunga dari bank sentral utama lainnya, seperti European Central Bank (ECB), Bank of Japan (BOJ), dan Bank of England (BOE), juga memiliki dampak yang signifikan, terutama melalui pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS.

Ketika bank sentral di Eurozone atau Inggris menaikkan suku bunga mereka secara tak terduga, hal ini dapat memperkuat mata uang mereka (Euro atau Poundsterling) relatif terhadap Dolar AS. Pelemahan Dolar AS yang diakibatkan oleh penguatan mata uang lain secara otomatis membuat emas yang dihargai dalam Dolar AS menjadi lebih murah bagi pembeli internasional, yang dapat memicu kenaikan harga emas.

Sebaliknya, jika bank sentral besar lainnya mengadopsi kebijakan yang lebih longgar, mata uang mereka akan melemah, membuat Dolar AS secara komparatif lebih kuat. Penguatan Dolar AS ini akan menekan harga emas. Pasar emas berjangka global adalah sistem yang saling terhubung, di mana setiap kebijakan moneter utama menciptakan riak.

Oleh karena itu, para trader emas berjangka tidak hanya terpaku pada pertemuan FOMC The Fed, tetapi juga pada pengumuman kebijakan dari bank sentral utama lainnya. Perbedaan dalam tingkat suku bunga dan arah kebijakan moneter antar negara-negara besar adalah penentu penting dari volatilitas pasar emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 17 November 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Sentimen Optimisme Terhadap Vaksin Flu Baru

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami penurunan, didorong oleh sentimen optimisme di pasar yang dipicu oleh pengumuman keberhasilan pengembangan vaksin baru untuk flu musiman yang lebih efektif. Berita kemajuan medis ini meningkatkan selera risiko pasar, karena dianggap dapat memitigasi potensi dampak buruk kesehatan global dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil. Ketika sentimen risiko meningkat, investor cenderung mengalihkan modal dari aset safe haven seperti emas ke aset yang lebih berisiko dan menawarkan potensi pengembalian yang lebih tinggi, seperti saham.

Optimisme ini mengurangi kekhawatiran perlambatan ekonomi yang signifikan, yang seringkali menjadi pendorong utama permintaan emas. Prospek pertumbuhan yang lebih kuat mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Namun, penting untuk dicatat bahwa optimisme pasar ini mungkin bersifat sementara. Emas akan dengan cepat mendapatkan kembali momentumnya jika kekhawatiran inflasi atau risiko geopolitik kembali mendominasi.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada keberlanjutan sentimen optimisme pasar. Jika pasar saham terus naik dan investor tetap optimistis terhadap prospek global, emas mungkin akan menghadapi periode yang menantang. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 14 November 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Membayangi Pasar Emas Berjangka

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stagnan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, terhambat oleh penguatan berkelanjutan dari dolar Amerika Serikat (AS). Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di level tertinggi dalam beberapa minggu, didukung oleh data ekonomi AS yang solid dan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang ketat. Kekuatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga menahan permintaan.

Selain faktor mata uang, sentimen risk-on di pasar global, di mana investor lebih memilih aset-aset berisiko, juga menekan emas. Prospek pertumbuhan global yang membaik, terutama di AS, mengurangi daya tarik emas safe haven.

Namun, harga emas masih mendapat dukungan dari ketidakpastian jangka panjang terkait defisit fiskal AS dan risiko geopolitik. Kekhawatiran akan depresiasi mata uang dan ketidakstabilan global membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian investor untuk diversifikasi risiko.

Para pelaku pasar kini berhati-hati menanti rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan datang. Data inflasi ini sangat krusial dan dapat mengubah arah pergerakan harga emas secara signifikan - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 13 November 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Pasar Emas Berjangka Mendapat Dukungan dari Pelemahan Dolar Kanada

 

HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar emas berjangka menguat hari ini, didukung oleh pelemahan Dolar Kanada (CAD) setelah Bank of Canada (BoC) mengisyaratkan bahwa mereka mungkin telah selesai dengan siklus kenaikan suku bunganya. Sikap dovish BoC ini memperkuat pandangan bahwa bank sentral global secara bertahap beralih fokus dari pengetatan ke mendukung pertumbuhan.

Meskipun Kanada bukan pemain utama dalam perdagangan emas global, keputusan BoC ini memberikan sinyal kehati-hatian bank sentral global yang secara tidak langsung mendukung emas. Hal ini meningkatkan prospek pelonggaran moneter yang lebih luas, yang menekan imbal hasil obligasi global.

Pelemahan mata uang utama mana pun, baik CAD atau mata uang lainnya, menciptakan efek domino yang mendukung emas, karena memperkuat perannya sebagai aset cadangan universal di luar sistem mata uang fiat.

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat pelemahan CAD sebagai bagian dari tren dovish global. "Sikap BoC ini menambah narasi pelonggaran moneter, yang merupakan dorongan fundamental yang signifikan bagi harga emas," kata seorang konsultan investasi. "Emas diuntungkan setiap kali bank sentral menjadi kurang agresif." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 12 November 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat di Tengah Kegagalan Bank Sentral Jepang Mencapai Target Inflasi


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan yang moderat hari ini, didorong oleh laporan Bank of Japan (BOJ) yang gagal mencapai target inflasi 2% mereka meskipun ada program pelonggaran moneter yang berkepanjangan. Kegagalan ini memicu kekhawatiran global mengenai efektivitas kebijakan moneter di ekonomi maju dan prospek deflasi yang berkepanjangan, yang mendorong investor mencari aset yang nilainya tidak terikat pada kebijakan bank sentral, seperti emas.

Kegagalan BOJ menunjukkan risiko deflasi dan perlambatan pertumbuhan yang persisten, yang dapat memaksa bank sentral lain untuk mempertahankan kebijakan yang sangat longgar lebih lama dari yang diperkirakan. Lingkungan suku bunga rendah yang berkelanjutan di seluruh dunia mengurangi biaya peluang memegang emas. Selain itu, ketidakpastian mengenai efektivitas kebijakan BOJ melemahkan Yen Jepang dan memicu pergeseran modal safe-haven ke emas, yang dianggap sebagai aset yang lebih stabil daripada mata uang utama yang berjuang melawan deflasi.

Penguatan emas juga didukung oleh tekanan beli dari investor yang melihat kegagalan BOJ sebagai indikasi bahwa bank sentral global mungkin kehabisan alat untuk mengatasi tantangan ekonomi, yang meningkatkan daya tarik aset non-pemerintah. Meskipun demikian, pengaruh faktor ini terbatas oleh kekuatan dolar AS yang dipicu oleh data domestik yang kuat. Emas kini diuntungkan dari skeptisisme terhadap bank sentral.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan terus memantau dengan cermat keputusan kebijakan moneter dari BOJ dan bank sentral utama lainnya. Selama kekhawatiran tentang deflasi atau ketidakmampuan bank sentral untuk mencapai target mereka berlanjut, emas kemungkinan akan mendapat dukungan. Investor disarankan untuk memperhatikan perbedaan dalam hasil kebijakan moneter global. Emas kini didukung oleh sentimen yang meragukan efektivitas kebijakan moneter global. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 11 November 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Keputusan Suku Bunga Bank Sentral Lain Selain The Fed

 

HARGA EMAS HARI INI - Meskipun kebijakan Federal Reserve (The Fed) di AS adalah pendorong utama harga emas, keputusan suku bunga dari bank sentral utama lainnya, seperti European Central Bank (ECB), Bank of Japan (BOJ), dan Bank of England (BOE), juga memiliki dampak yang signifikan, terutama melalui pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS.

Ketika bank sentral di Eurozone atau Inggris menaikkan suku bunga mereka secara tak terduga, hal ini dapat memperkuat mata uang mereka (Euro atau Poundsterling) relatif terhadap Dolar AS. Pelemahan Dolar AS yang diakibatkan oleh penguatan mata uang lain secara otomatis membuat emas yang dihargai dalam Dolar AS menjadi lebih murah bagi pembeli internasional, yang dapat memicu kenaikan harga emas.

Sebaliknya, jika bank sentral besar lainnya mengadopsi kebijakan yang lebih longgar, mata uang mereka akan melemah, membuat Dolar AS secara komparatif lebih kuat. Penguatan Dolar AS ini akan menekan harga emas. Pasar emas berjangka global adalah sistem yang saling terhubung, di mana setiap kebijakan moneter utama menciptakan riak.

Oleh karena itu, para trader emas berjangka tidak hanya terpaku pada pertemuan FOMC The Fed, tetapi juga pada pengumuman kebijakan dari bank sentral utama lainnya. Perbedaan dalam tingkat suku bunga dan arah kebijakan moneter antar negara-negara besar adalah penentu penting dari volatilitas pasar emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 10 November 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Lonjakan Harga Minyak Pasca Gencatan Senjata

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami penurunan, didorong oleh lonjakan harga minyak mentah global menyusul pengumuman gencatan senjata parsial di wilayah penghasil minyak utama. Meskipun gencatan senjata mengurangi risiko geopolitik, lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi kembali. Pasar memproyeksikan bahwa The Fed akan merespons lonjakan biaya energi ini dengan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Kenaikan harga minyak secara langsung meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada dasarnya positif untuk emas sebagai lindung nilai. Namun, respons pasar yang dominan adalah fokus pada implikasi kebijakan moneter, yaitu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan dolar AS, yang keduanya merugikan emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa jika perdamaian di wilayah tersebut tidak stabil, risiko geopolitik akan tetap tinggi, yang pada akhirnya akan mendukung emas sebagai aset safe haven.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana bank sentral menafsirkan lonjakan biaya energi ini dan perkembangan geopolitik di wilayah tersebut. Jika stabilitas harga energi tidak tercapai, emas mungkin akan tetap berada di bawah tekanan suku bunga. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 06 November 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sentimen Pasar Emas Berjangka Membaik Akibat Pelemahan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa AS


HARGA EMAS HARI INI - Sentimen pasar emas berjangka hari ini membaik setelah rilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) Sektor Jasa AS menunjukkan kontraksi yang tak terduga. Pelemahan signifikan dalam sektor jasa, yang merupakan tulang punggung ekonomi AS, meningkatkan kekhawatiran bahwa efek pengetatan moneter The Fed kini mulai dirasakan, yang berpotensi mendorong ekonomi menuju resesi.

Data PMI yang buruk ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga mereka. Prospek suku bunga yang stabil atau bahkan menurun adalah faktor bullish yang signifikan bagi emas, karena mengurangi daya tarik obligasi.

Melemahnya data ekonomi AS juga menekan Dolar AS, yang membuat emas lebih murah bagi pembeli internasional dan meningkatkan permintaan. Investor mulai menilai bahwa risiko resesi kini lebih besar daripada risiko inflasi.

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat data PMI Jasa sebagai katalisator positif. "Kontraksi di sektor jasa adalah sinyal perlambatan ekonomi yang jelas," kata seorang konsultan investasi. "Pergeseran fokus pasar ke risiko resesi secara fundamental menguntungkan emas." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 05 November 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Pasca Pengumuman Keberhasilan Uji Klinis Obat Baru


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual yang signifikan hari ini, dengan harga yang merosot tajam menyusul pengumuman keberhasilan uji klinis fase III untuk obat penyakit kronis yang banyak dicari. Berita ini memicu optimisme luas di pasar global bahwa hambatan besar bagi kesehatan dan ekonomi telah teratasi, yang pada gilirannya meningkatkan prospek pemulihan ekonomi global yang lebih cepat dan kuat. Peningkatan optimisme mengurangi permintaan untuk aset safe-haven seperti emas.

Keberhasilan di bidang kesehatan seringkali berfungsi sebagai katalis besar untuk sentimen risiko, mendorong investor beralih dari aset aman ke aset yang lebih sensitif terhadap pertumbuhan dan berisiko (saham). Karena prospek ekonomi global terlihat lebih cerah, kebutuhan untuk melindungi modal di aset seperti emas berkurang. Aksi jual spekulatif di pasar berjangka emas meningkat, karena trader mencari keuntungan di pasar saham yang melonjak.

Tekanan terhadap emas diperparah oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS, yang bergerak naik sebagai respons terhadap optimisme pertumbuhan global. Dolar yang kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli internasional, menekan permintaan global. Meskipun demikian, penurunan harga emas berjangka terbatas, karena masih ada dukungan dari permintaan fisik bank sentral dan kekhawatiran inflasi jangka panjang yang belum sepenuhnya hilang.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan berjuang melawan sentimen risiko yang baru muncul ini. Selama optimisme terhadap pemulihan ekonomi berlanjut, tekanan pada emas kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau data ekonomi yang mencerminkan optimisme ini dan menimbang dampaknya pada jalur suku bunga The Fed. Emas kini berada di bawah bayang-bayang optimisme yang dipicu oleh perkembangan di sektor farmasi. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Senin, 03 November 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kilau Emas Redup Akibat Kenaikan Biaya Energi dan Komoditas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami penurunan, didorong oleh kekhawatiran yang meningkat bahwa kenaikan tajam biaya energi dan beberapa komoditas industri dapat memicu inflasi kembali. Ironisnya, meskipun emas adalah lindung nilai inflasi, kenaikan biaya energi yang tiba-tiba dapat menyebabkan bank sentral mengambil sikap yang lebih hawkish, menekan emas dalam jangka pendek. Pasar memproyeksikan bahwa The Fed akan merespons lonjakan biaya energi dengan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

Kenaikan biaya energi dan komoditas meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada dasarnya positif untuk emas. Namun, respons pasar yang dominan adalah fokus pada implikasi kebijakan moneter, yaitu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan dolar AS, yang keduanya merugikan emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa jika kenaikan biaya energi ini memicu stagflasi (inflasi tinggi dan pertumbuhan lambat), emas akan menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana bank sentral menafsirkan lonjakan biaya energi ini. Jika mereka melihatnya sebagai ancaman inflasi yang membutuhkan pengetatan lebih lanjut, emas akan tertekan. Jika mereka melihatnya sebagai sinyal perlambatan pertumbuhan, emas akan menguat. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 31 Oktober 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Dolar Menguat Pasca Komentar Hawkish Pejabat The Fed


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali tertekan hari ini, menyusul komentar dari beberapa pejabat Federal Reserve (The Fed) yang mengisyaratkan bahwa suku bunga mungkin perlu dipertahankan lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Pernyataan hawkish ini memperkuat dolar AS dan yield obligasi, menciptakan tekanan jual pada emas.

Emas sangat sensitif terhadap suku bunga AS; prospek suku bunga yang lebih tinggi dan lebih lama meningkatkan biaya kepemilikan emas dan membuat aset berimbal hasil menjadi lebih menarik. Hal ini mendorong investor untuk mengurangi eksposur mereka pada logam mulia.

Di sisi lain, harga emas mendapatkan dukungan dari kekhawatiran defisit anggaran AS yang terus membengkak. Ketidakpastian fiskal ini meningkatkan daya tarik emas sebagai pelindung nilai jangka panjang terhadap risiko depresiasi mata uang dan ketidakstabilan ekonomi.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang akan datang. Data IHP memberikan pandangan awal tentang tekanan harga di tingkat produsen, yang dapat menjadi indikator inflasi konsumen di masa depan dan memengaruhi keputusan The Fed - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id