Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Selasa, 27 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Indeks Kepercayaan Konsumen Terhadap Logam Mulia

HARGA EMAS HARI INI - Indeks Kepercayaan Konsumen dari Conference Board dijadwalkan rilis nanti malam dan menjadi salah satu katalis utama bagi harga emas hari ini. Tingkat kepercayaan konsumen merupakan cerminan dari optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja. Perubahan pada indeks ini sering kali diikuti oleh pergeseran selera risiko di pasar keuangan global yang berdampak langsung pada aset safe haven.

Kemarin, sentimen pasar didominasi oleh pergerakan imbal hasil obligasi yang stabil, memberikan ruang bagi emas untuk berkonsolidasi di atas level dukungan harian. Investor terlihat masih memegang posisi beli mereka sambil memantau perkembangan berita inflasi di tingkat konsumen. Tidak adanya berita negatif besar dari sektor perbankan kemarin membantu menjaga stabilitas harga emas di tengah penguatan Dolar.

Dampaknya bagi hari ini adalah harga emas bergerak dengan momentum yang terbatas di sesi Eropa karena para trader menunggu konfirmasi dari data kepercayaan konsumen tersebut. Pasar saham yang bergerak bervariasi hari ini juga membuat investor lebih memilih untuk tetap berada di pinggir lapangan. Kondisi ini menyebabkan fluktuasi harga emas menjadi lebih lambat namun dengan kecenderungan arah yang masih positif secara teknis.

Forecast nanti malam menunjukkan bahwa jika kepercayaan konsumen menurun, emas akan mendapatkan dorongan beli yang signifikan karena ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar. Sebaliknya, kepercayaan konsumen yang tinggi akan mendorong investor kembali ke pasar saham dan meninggalkan emas, yang bisa memicu aksi jual teknis. Trader disarankan untuk memperhatikan reaksi pasar sesaat setelah data ini dipublikasikan nanti malam. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 23 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Revisi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Menekan Aset Aman

HARGA EMAS HARI INI - Tekanan terhadap harga emas terus berlanjut hari ini setelah rilis data revisi produk domestik bruto kuartal ketiga amerika serikat kemarin menunjukkan angka empat koma empat persen. Hasil ini lebih tinggi dari laporan sebelumnya sebesar empat koma tiga persen yang menandakan ekonomi paman sam tumbuh lebih cepat dari yang dibayangkan oleh para pelaku pasar global. Pertumbuhan ekonomi yang ekspansif ini mengurangi kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi resesi global sehingga permintaan terhadap emas sebagai aset perlindungan nilai cenderung menurun. Sebaliknya aliran modal mulai kembali masuk ke pasar saham dan aset berisiko lainnya yang menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi di tengah kondisi ekonomi yang sedang membaik. Dampaknya pada hari ini indeks dolar bergerak menguat dan menjadi penghalang utama bagi logam mulia untuk melakukan pemulihan harga dari level terendahnya pekan ini. Para pelaku pasar di bandung terpantau mulai bersikap defensif dengan membatasi posisi beli hingga munculnya katalis baru yang mampu membalikkan tren negatif yang sedang berlangsung saat ini. Forecast untuk nanti malam akan sangat bergantung pada rilis data flash pmi manufaktur yang jika keluar di atas angka lima puluh dua maka akan semakin menekan harga emas. Investor diharapkan untuk memperhatikan level psikologis di empat ribu tujuh ratus lima puluh dolar yang akan menjadi area penentuan bagi arah tren perdagangan jangka menengah - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 22 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Ritel AS Kemarin Dorong Minat Safe Haven Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini mendapatkan dukungan tambahan setelah data penjualan ritel AS yang dirilis kemarin menunjukkan angka di bawah ekspektasi pasar. Penurunan belanja konsumen ini memberikan indikasi awal bahwa ekonomi mulai mengalami pendinginan akibat suku bunga yang masih tinggi, yang secara historis menguntungkan emas sebagai aset aman.

Pelemahan sektor ritel ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan hari ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional. Emas dianggap sebagai tempat perlindungan yang paling andal saat prospek pertumbuhan ekonomi mulai melambat.

Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data penjualan rumah (Existing Home Sales). Forecast menunjukkan jika sektor properti juga menunjukkan pelemahan, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi malam ini.

Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya strategi defensif. Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 21 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Terbatas Akibat Memburuknya Data PDB Inggris Kemarin

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan penguatan tipis hari ini merespons data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris yang dirilis kemarin, menunjukkan ekonomi Inggris resmi memasuki resesi teknis setelah kontraksi dua kuartal berturut-turut. Ketidakpastian ekonomi di Eropa ini memicu aliran dana safe-haven masuk ke pasar logam mulia internasional.

Dampaknya hari ini, emas mendapatkan dukungan di tengah pelemahan mata uang Pound Sterling dan kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi Inggris bisa menular ke kawasan Eropa lainnya. Meskipun Dolar AS masih dominan, risiko perlambatan ekonomi global menjadi penyeimbang yang menjaga harga emas tidak jatuh terlalu dalam. Permintaan fisik di bursa berjangka terlihat stabil dari pelaku pasar institusional.

Kondisi ekonomi Inggris yang masuk ke zona resesi memaksa investor untuk mengevaluasi kembali risiko di pasar ekuitas Eropa. Hal ini memberikan dorongan moderat bagi emas karena aset ini dianggap sebagai pelindung nilai yang paling aman di tengah ancaman resesi global. Investor cenderung memindahkan sebagian modal mereka ke kontrak berjangka emas sebagai langkah asuransi portofolio.

Forecast nanti malam: Investor menantikan rilis Klaim Pengangguran Awal AS. Jika angka klaim meningkat signifikan melampaui estimasi, hal ini akan mengonfirmasi adanya pendinginan di pasar tenaga kerja AS. Skenario ini diprediksi akan menjadi angin segar bagi harga emas untuk kembali naik menembus area resistensi teknis di sesi New York. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Selasa, 20 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Pidato Pejabat Fed Terhadap Ekspektasi Suku Bunga

HARGA EMAS HARI INI - Kebijakan moneter Federal Reserve tetap menjadi pendorong utama bagi pergerakan harga emas berjangka di awal tahun ini. Setiap komentar dari pejabat bank sentral memberikan petunjuk berharga mengenai jadwal penurunan atau kenaikan suku bunga. Investor sangat sensitif terhadap retorika yang keluar dari para pembuat kebijakan di Washington.

Kemarin, pasar mendalami kembali risalah dan pernyataan sebelumnya yang menunjukkan bahwa inflasi masih menjadi perhatian utama meskipun ekonomi mulai mendingin. Hal ini menciptakan keraguan di pasar mengenai seberapa cepat Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya. Ketidakpastian ini memberikan dukungan bagi emas untuk tetap bertahan di atas level psikologis penting.

Dampaknya bagi hari ini adalah penguatan tipis pada indeks Dolar AS yang sedikit membatasi ruang gerak kenaikan emas. Emas berjangka terlihat mengalami tekanan ringan di tengah ekspektasi bahwa suku bunga mungkin tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama dari perkiraan semula. Perdagangan hari ini didominasi oleh penyesuaian teknis setelah libur pasar kemarin.

Forecast nanti malam menunjukkan harga akan sangat fluktuatif mengikuti jadwal pidato pejabat Fed di sesi Amerika. Jika narasi yang disampaikan cenderung hawkish, maka emas berisiko mengalami aksi jual jangka pendek. Namun, jika ada indikasi pelonggaran, emas bisa mendapatkan momentum baru untuk menguji level tertinggi mingguan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Senin, 19 Januari 2026

PT RIFAN BANDUNG - Likuiditas Rendah Akibat Libur Perbankan AS Batasi Volatilitas Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak stabil pada pembukaan sesi awal minggu ini seiring dengan pembaruan kalender ekonomi yang minim indikator berdampak tinggi. Fokus pasar masih tertuju pada penyesuaian posisi setelah rilis data inflasi produsen AS akhir pekan lalu yang menunjukkan tanda-tanda pendinginan ekonomi. Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan bagi emas karena mengurangi tekanan ekspektasi kenaikan suku bunga yang agresif dalam jangka pendek.

Dampaknya untuk hari ini, harga emas diperkirakan tidak akan mengalami fluktuasi yang tajam karena hari libur nasional di Amerika Serikat yang menyebabkan perbankan dan bursa komoditas New York tutup. Kurangnya aktivitas perdagangan dari sisi institusi AS membuat pergerakan harga hari ini sangat bergantung pada sentimen pasar Eropa. Volume perdagangan yang rendah seringkali menyebabkan penyebaran harga (spread) yang lebih lebar dari biasanya di pasar spot.

Sentimen pasar hari ini juga dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah yang stabil pasca rilis data persediaan energi global kemarin. Emas seringkali bergerak searah dengan harga komoditas energi sebagai bentuk perlindungan terhadap inflasi biaya produksi. Selama harga minyak mampu bertahan di level tinggi, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai tetap akan terjaga meskipun dolar AS menunjukkan ketangguhan sementara.

Forecast nanti malam menunjukkan emas akan terus berada dalam pola konsolidasi dengan volatilitas yang sangat rendah hingga pergantian hari. Fokus utama pasar akan segera beralih pada rilis data ekonomi esok hari yang mencakup angka pertumbuhan ekonomi dari beberapa negara maju. Investor diharapkan untuk tidak terlalu agresif malam ini dan lebih baik menunggu kembalinya likuiditas pasar secara penuh pada perdagangan hari Selasa. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 15 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Ritel AS Dorong Minat Safe Haven Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini mendapatkan dukungan tambahan setelah data penjualan ritel AS yang dirilis kemarin menunjukkan perlambatan konsumsi masyarakat. Penurunan ini memberikan indikasi awal bahwa ekonomi mulai mendingin, yang secara historis memberikan sentimen positif bagi emas sebagai aset aman di tengah ancaman resesi.

Pelemahan belanja konsumen ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan pagi ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional.

Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data indeks manufaktur Philadelphia. Jika sektor manufaktur juga menunjukkan kontraksi, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi.

Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya diversifikasi. "Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka," kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id