sumber : newsmaker.id
Jumat, 23 Januari 2026
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Revisi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Menekan Aset Aman
Kamis, 22 Januari 2026
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Ritel AS Kemarin Dorong Minat Safe Haven Emas Hari Ini
Pelemahan sektor ritel ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan hari ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional. Emas dianggap sebagai tempat perlindungan yang paling andal saat prospek pertumbuhan ekonomi mulai melambat.
Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data penjualan rumah (Existing Home Sales). Forecast menunjukkan jika sektor properti juga menunjukkan pelemahan, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi malam ini.
Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya strategi defensif. Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.
sumber : newsmaker.id
Rabu, 21 Januari 2026
PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Terbatas Akibat Memburuknya Data PDB Inggris Kemarin
Dampaknya hari ini, emas mendapatkan dukungan di tengah pelemahan mata uang Pound Sterling dan kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi Inggris bisa menular ke kawasan Eropa lainnya. Meskipun Dolar AS masih dominan, risiko perlambatan ekonomi global menjadi penyeimbang yang menjaga harga emas tidak jatuh terlalu dalam. Permintaan fisik di bursa berjangka terlihat stabil dari pelaku pasar institusional.
Kondisi ekonomi Inggris yang masuk ke zona resesi memaksa investor untuk mengevaluasi kembali risiko di pasar ekuitas Eropa. Hal ini memberikan dorongan moderat bagi emas karena aset ini dianggap sebagai pelindung nilai yang paling aman di tengah ancaman resesi global. Investor cenderung memindahkan sebagian modal mereka ke kontrak berjangka emas sebagai langkah asuransi portofolio.
Forecast nanti malam: Investor menantikan rilis Klaim Pengangguran Awal AS. Jika angka klaim meningkat signifikan melampaui estimasi, hal ini akan mengonfirmasi adanya pendinginan di pasar tenaga kerja AS. Skenario ini diprediksi akan menjadi angin segar bagi harga emas untuk kembali naik menembus area resistensi teknis di sesi New York. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Selasa, 20 Januari 2026
RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Pidato Pejabat Fed Terhadap Ekspektasi Suku Bunga
Kemarin, pasar mendalami kembali risalah dan pernyataan sebelumnya yang menunjukkan bahwa inflasi masih menjadi perhatian utama meskipun ekonomi mulai mendingin. Hal ini menciptakan keraguan di pasar mengenai seberapa cepat Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya. Ketidakpastian ini memberikan dukungan bagi emas untuk tetap bertahan di atas level psikologis penting.
Dampaknya bagi hari ini adalah penguatan tipis pada indeks Dolar AS yang sedikit membatasi ruang gerak kenaikan emas. Emas berjangka terlihat mengalami tekanan ringan di tengah ekspektasi bahwa suku bunga mungkin tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama dari perkiraan semula. Perdagangan hari ini didominasi oleh penyesuaian teknis setelah libur pasar kemarin.
Forecast nanti malam menunjukkan harga akan sangat fluktuatif mengikuti jadwal pidato pejabat Fed di sesi Amerika. Jika narasi yang disampaikan cenderung hawkish, maka emas berisiko mengalami aksi jual jangka pendek. Namun, jika ada indikasi pelonggaran, emas bisa mendapatkan momentum baru untuk menguji level tertinggi mingguan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Senin, 19 Januari 2026
PT RIFAN BANDUNG - Likuiditas Rendah Akibat Libur Perbankan AS Batasi Volatilitas Emas
Dampaknya untuk hari ini, harga emas diperkirakan tidak akan mengalami fluktuasi yang tajam karena hari libur nasional di Amerika Serikat yang menyebabkan perbankan dan bursa komoditas New York tutup. Kurangnya aktivitas perdagangan dari sisi institusi AS membuat pergerakan harga hari ini sangat bergantung pada sentimen pasar Eropa. Volume perdagangan yang rendah seringkali menyebabkan penyebaran harga (spread) yang lebih lebar dari biasanya di pasar spot.
Sentimen pasar hari ini juga dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah yang stabil pasca rilis data persediaan energi global kemarin. Emas seringkali bergerak searah dengan harga komoditas energi sebagai bentuk perlindungan terhadap inflasi biaya produksi. Selama harga minyak mampu bertahan di level tinggi, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai tetap akan terjaga meskipun dolar AS menunjukkan ketangguhan sementara.
Forecast nanti malam menunjukkan emas akan terus berada dalam pola konsolidasi dengan volatilitas yang sangat rendah hingga pergantian hari. Fokus utama pasar akan segera beralih pada rilis data ekonomi esok hari yang mencakup angka pertumbuhan ekonomi dari beberapa negara maju. Investor diharapkan untuk tidak terlalu agresif malam ini dan lebih baik menunggu kembalinya likuiditas pasar secara penuh pada perdagangan hari Selasa. - PT RIFAN BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Kamis, 15 Januari 2026
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Ritel AS Dorong Minat Safe Haven Emas Hari Ini
Pelemahan belanja konsumen ini langsung menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada sesi perdagangan pagi ini, sehingga daya tarik emas tanpa bunga menjadi meningkat bagi investor institusional.
Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data indeks manufaktur Philadelphia. Jika sektor manufaktur juga menunjukkan kontraksi, maka harga emas diprediksi akan menguji level harga psikologis yang lebih tinggi.
Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya diversifikasi. "Perlambatan ritel adalah sinyal bahwa ekonomi sedang tertekan. Ini adalah momen yang tepat bagi investor untuk memperkuat posisi di emas berjangka," kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.
sumber : newsmaker.id
Rabu, 14 Januari 2026
PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Langkah Bank Sentral Tiongkok Memperketat Likuiditas Perbankan
Sebagai salah satu pembeli emas terbesar, setiap sinyal pengetatan moneter di Tiongkok cenderung direspons negatif oleh pasar emas berjangka global. Penarikan likuiditas ini juga menyebabkan penguatan tipis Yuan, yang membuat harga emas impor menjadi lebih mahal bagi pembeli lokal di Tiongkok. Para trader di bursa berjangka melakukan aksi ambil untung sebagai respons terhadap potensi penurunan permintaan fisik.
Penurunan harga emas mencerminkan kewaspadaan pasar terhadap perlambatan stimulus di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut. Namun, penurunan ini sedikit tertahan oleh ekspektasi bahwa langkah ini hanya bersifat sementara untuk menstabilkan inflasi domestik.
Dalam jangka pendek, pasar emas berjangka akan menantikan data pertumbuhan ekonomi Tiongkok kuartal mendatang. Investor disarankan untuk memantau suku bunga pinjaman (LPR) di Tiongkok. Emas kini berjuang melawan dampak pengetatan likuiditas di pasar Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home





