Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Jumat, 24 Mei 2019

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga Emas Naik Rp 4.000 Menjadi Rp 666.000 per Gram


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini naik Rp 4.000 menjadi Rp 666.000 per gram dari posisi kemarin di Rp 662.000 per gram. Harga emas di Jakarta dijual pada kisaran Rp 357.500 hingga Rp 615.600.000.

Kamis, 23 Mei 2019

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Ketegangan Perang Dagang AS-China Kembali Tekan Wall Street


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG -  Wall Street merosot pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan bursa saham di Amerika Serikat (AS) tersebut adalah kembali memanasnya tensi perang dagang AS dengan China.

Rabu, 22 Mei 2019

RIFANFINANCINDO BANDUNG - Wall Street Menghijau Usai AS Longgarkan Sanksi ke Huawei


RIFANFINANCINDO BANDUNG -  Wall Street berada di zona hijau pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pendorong bursa saham Amerika Serikat (AS) tersebut bergerak di zona hijau setelah AS sedikit melonggarkan sanksi yang diberikan kepada perusahaan teknologi Huawei Technologies Co Ltd.

Selasa, 21 Mei 2019

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Stabil Menanti Rilis Risalah The Fed


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -  Harga emas stabil pada hari Senin (Selasa pagi WIB) usai naik tipis dari level terendah lebih dari dua minggu di awal sesi, di tengah jatuhnya pasar saham menjelang rilis risalah Bank Sentral AS atau The Fed dari pertemuan terakhirnya.

Jumat, 17 Mei 2019

RIFANFINANCINDO BERJANGKA - IHSG Bakal Tersungkur Imbas Tensi Perang Dagang


RIFANFINANCINDO BERJANGKA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dipengaruhi tensi perang dagang yang memanas. Dua analis kompak memproyeksikan IHSG bakal tersungkur pada perdagangan saham Jumat (17/5/2019).

Kamis, 16 Mei 2019

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Trump Tunda Tarif Impor Mobil, Wall Street Melonjak


RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat didorong laporan Presiden AS Donald Trump akan menunda pemberlakuan tarif mobil impor dan suku cadang.