PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Pergerakan bursa saham Korea Selatan kembali berakhir di zona merah
pada penutupan perdagangan hari ini, Senin, seiring dengan pelemahan
tajam nilai tukar won Korea Selatan terhadap dolar AS menyusul komentar
hawkish para pejabat The Fed tentang kuatnya kemungkinan kenaikan suku
bunga AS. Indeks Kospi ditutup turun 0,25% atau 5,15 poin ke 2.032,35,
setelah dibuka melemah 0,43% atau 8,86 poin di posisi 2.028,64.
Senin, 29 Agustus 2016
Wall Street Ditutup Bervariasi
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Index Dow Jones Industrial Average dan S & P 500 ditutup
lebih rendah pada hari Jumat setelah komentar dari Wakil Ketua Fed
Stanley Fischer menegaskan atas pidato Ketua Federal Reserve Janet
Yellen mengenai kenaikan suku bunga.
Yen Tidak Berdaya
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Yen Jepang di awal perdagangan sesi Asia tampak tidak berdaya
terhadap dolar AS, senin (29/8). Pasca pidato dari kepala gubernur
Federal Reserve Janet Yelllen pada akhir pekan.
Jumat, 26 Agustus 2016
Cyberbullying Bisa Picu Depresi Sampai Anoreksia
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Cyberbullying tak bisa dipandang sebelah mata. Dampak negatif dari pelecehan online yang diterima korban ternyata lebih serius lagi.
Harga Minyak Kembali Tertekan
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Berita commodity global di hari Jumat(26/8), harga minyak terpantau
alami penurunan pada perdagangan Asia setelah berhasil membukukan
kenaikan di sesi sebelumnya akibat adanya titik terang dalam pencapaian
kesepakatan antara Iran dengan anggota OPEC serta Russia dalam memangkas
hasil produksi minyak.
Aussie Dollar Coba Lanjutkan Penguatan
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Berita forex di hari Jumat(26/8), Aussie dollar terpantau alami
penguatan terhadap dollar AS setelah mata uang Australia tersebut
berhasil membukukan kenaikan tipis di sesi sebelumnya. Di sisi lain,
perhatian pasar tengah menanti hasil pidato Presiden Bank Sentral AS
nanti malam.
Won Menguat, Kospi Justru Negatif
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Pergerakan bursa saham Korea Selatan terpantau berada di zona merah
pada perdagangan Jumat, di tengah rencana pemerintah Korsel
memperkenalkan praktik manajemen risiko untuk beberapa jenis pinjaman
real estate seiring naiknya utang rumah tangga ke rekor baru. Indeks
Kospi turun 0,27% atau 5,54 poin ke 2.037,38, setelah dibuka melemah
0,30% atau 6,18 poin di posisi 2.036,74.
Langganan:
Komentar
(
Atom
)
Home





