Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Kamis, 29 Oktober 2015

Yen Unggul


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Yen pada perdagangan Asia di Kamis (29/10) pagi ini terus unggul terhadap dolar AS. Pasca pernyataan dari the Fed yang masih mempertahankan suku bunganya.
USDJPY melemah -0.19% ke level 120.87. Hasil tadi malam, Fed memilih 9 untuk 1 dan mempertahankan suku bunga di kisaran antara nol dan 0,25%. Dimana mereka suku bunga belum naik sejak Desember 2008. Fed mengatakan bahwa risiko outlook tetap “hampir seimbang” tetapi ditambahkan bahwa para pembuat kebijakan akan memantau perkembangan ekonomi dan keuangan global secara keseluruhan.

Bursa Saham AS Menguat Semalam


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Saham AS berakhir lebih tinggi pada penutupan sesi Rabu setelah Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah tetapi mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga masih berpeluang pada pertemuan berikutnya di bulan Desember.

Rabu, 28 Oktober 2015

Bale tak sabar kembali bela Madrid


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gareth Bale mengaku ia tidak sabar lagi ingin kembali membela Real Madrid.

Harga Minyak Ditutup Turun Tajam


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Minyak mentah berjangka AS turun tajam ke dekat titik rendah dua bulan pada penutupan sesi Selasa, di saat para investor menunggu rilis laporan mingguan persediaan minyak mentah dari American Petroleum Institute untuk indikasi lebih lanjut pada ketidakseimbangan pasokan dan permintaan di pasar energi dalam negeri.

Yen Loyo Di Pagi Ini


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Yen Jepang lemas terhadap dolar pada Rabu (28/10) pagi ini. Dipicu dari data retail sales yang jatuh di bulan lalu.

Selasa, 27 Oktober 2015

Apa itu panic attack?


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Pernahkah Anda merasa tiba-tiba seluruh badan berkeringat dingin? Napas menjadi pendek dan detak jantung serasa tak beraturan? Mungkin yang Anda alami itu adalah panic attack.

Wall Street Ditutup Rendah


PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Saham AS mengakhiri sesi Senin dengan sebagian besar lebih rendah karena kemerosotan di saham energi membebani Wall Street.