Rifan Financindo Berjangka -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14
poin berkat aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Indeks semakin
mendekati level 5.200.Selasa, 02 Desember 2014
Melemahnya Bursa Global Bisa Picu Aksi Jual
Rifan Financindo Berjangka -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14
poin berkat aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Indeks semakin
mendekati level 5.200.Rupiah Mencoba Menguat
Rifan Financindo Berjangka - Nilai
tukar rupiah kembali diuji kekuatannya. Pada perdagangan Selasa
(2/12/2014) ini mata uang garuda mencoba menguat di tengah tekanan yang
menghampiri indeks dollar AS. Senin, 01 Desember 2014
Sterling Tertekan Lagi, Bias Intraday Bearish
Rifan Financindo Berjangka– GBP/USD telah tembus ke bawah trendline yang
tergambar di chart 1 jam. Harga terlihat menguji support yang berada di
kisaran 1.55839. Kecenderungan untuk hari ini adalah bearish dan
skenario untuk hari ini aalah mencari posisi SELL setidaknya dengan dua
alternatif skenario.IHSG Siap Respons Inflasi
Harga Emas Antam Turun Rp 2.000/Gram di Awal Pekan
Rifan Financindo Berjangka -Hari ini, harga emas batangan Logam Mulia
milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun dibandingkan perdagangan
kemarin. Harga pembelian kembali (buyback) juga ikut melemah.ASII Pangkas Belanja Modal Tahun Ini
Rifan Financindo Berjangka - PT Astra
International Tbk (ASII) terlihat konservatif di seluruh lini bisnisnya.
Hal ini tercermin dari realisasi belanja modal perseroan.Jumat, 28 November 2014
Deposito Nasabah Kaya Kian Tajir
Rifan Financindo Berjangka -
Ekonomi di negeri ini boleh saja melambat, namun lain halnya dengan
kekayaan orang kaya yang terus bertumbuh. Hal ini tergambar dari
pertumbuhan simpanan nasabah kaya di bank umum per September 2014, yang
naik 14,48 persen dari periode yang sama tahun 2013. Mayoritas simpanan
berjumlah di atas Rp 5 miliar.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan, per September 2014
jumlah simpanan di atas Rp 2 miliar sebagai angka maksimal penjaminan
LPS tercatat sebanyak Rp 2.194,52 triliun. Pada akhir September 2013,
nilainya berada di posisi Rp 1.916,90 triliun.
Bila dirinci, dari jumlah simpanan di atas Rp 2 miliar tersebut,
sebanyak Rp 383,76 triliun atau setara 9,63 persen merupakan simpanan
bernominal Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar. Sedangkan sisanya didominasi
simpanan di atas Rp 5 miliar, yang bernilai total Rp 1.810,76 triliun.
Angka tersebut juga menggambarkan bahwa jumlah simpanan nasabah kaya
di atas Rp 2 triliun memberikan kontribusi hingga 55,05 persen dari
total dana pihak ketiga (DPK) di bank umum.
Meski demikian, jumlah rekening nasabah kaya dengan simpanan Rp 2
miliar hingga Rp 5 miliar tercatat hanya sebanyak 107.710 rekening atau
0,08 persen dari jumlah total rekening nasabah bank umum. Sedangkan,
rekening nasabah dengan simpanan di atas Rp 5 miliar, porsinya cuma 0,05
persen.
Bila data LPS menunjukkan total DPK bank umum mayoritas dikuasai oleh
nasabah-nasabah besar, lain halnya dengan yang berlaku di PT Bank
Central Asia Tbk (BCA). Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BBCA ini
mengatakan, perolehan dana masyarakat di BCA, mayoritas bersumber dari
simpanan dengan nilai rata-rata di bawah Rp 2 miliar.
Jahja bilang, BCA tidak memasang target dalam jumlah tertentu untuk
menggandeng nasabah besar. "Kami lebih suka nasabah kecil, karena tidak
terlalu sensitif terhadap tingkat suku bunga. Dan lagi, nasabah besar
cenderung minta bunga deposito yang tinggi," kata Jahja, Kamis
(27/11/2014).
Layanan nasabah
Di sisi lain, PT Bank Mandiri Tbk tetap berupaya menjaring nasabah yang berpenghasilan tinggi. Caranya adalah dengan menambah jaringan nasabah prioritas di sejumlah daerah.
Di sisi lain, PT Bank Mandiri Tbk tetap berupaya menjaring nasabah yang berpenghasilan tinggi. Caranya adalah dengan menambah jaringan nasabah prioritas di sejumlah daerah.
Hery Gunardi, Direktur Mikro dan Ritel Bank Mandiri mengatakan,
jumlah nasabah prioritas Bank Mandiri saat ini mencapai lebih dari
38.000 nasabah. Dana kelolaan hingga Oktober 2014 berjumlah Rp 132,57
triliun.
"Jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 47 persen dalam
kurun waktu lima tahun terakhir," kata Hery, Kamis (27/11/2014).
Memang, untuk masuk katagori nasabah prioritas Bank Mandiri tak harus
memiliki dana miliaran rupiah, karena dengan minimal simpanan Rp 500
juta sudah bisa masuk nasabah prioritas. Selain kemudahan transaksi,
nasabah prioritas akan mendapatkan layanan personal banker sebagai
penasihat finansial.
Para personal banker tersebut, kata Hery, memiliki informasi dan
pengetahuan memadai berkenaan dengan pengelolaan investasi dan harta
kekayaan nasabah.
Sumber : Kompas
Langganan:
Komentar
(
Atom
)
Home