Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Rabu, 03 September 2014

Harga Emas Dunia Melorot ke Level Terendah 11 Pekan

 
CHICAGO, KOMPAS.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melorot pada Selasa (2/9/2014) waktu setempat (Rabu pagi WIB). Seiring data manufaktur AS yang meningkat selama Agustus.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember kehilangan 22,4 dollar AS, atau 1,74 persen, menjadi menetap di 1.265 dollar AS per ounce. Harga kontrak emas dunia anjlok ke level terendahnya dalam 11 pekan terakhir.  Ini merupakan penurunan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 14 Juli lalu. Sebelumnya, harga logam mulia ini menyentuh posisi 1.263,10 dollar AS per troy ounce, yang merupakan level terendah sejak 17 Juni lalu.

Penguatan Dollar AS Berlanjut, Rupiah Diprediksi Masih Tertekan

 
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah diproyeksi bergerak melemah pada perdagangan Rabu (3/9/2014). Penguatan dollar AS terjadi secara global sehingga menekan rupiah.

Dollar index berlanjut menguat walaupun tidak semua data ekonomi AS yang diumumkan membaik. Bahkan penguatan dollar AS diikuti oleh juga oleh kenaikan imbal hasil US Treasury 10y ke 2,42 persen.

Manufaktur PMI Tiongkok Menguat Di Bulan Agustus

Financeroll – Data indeks PMI non manufaktur Tiongkok merangkat menguat, ke level 54.4 dari level 54.2 di bulan Juli. Berdasarkan data hari ini, Rabu (3/9).
Dalam laporan CFLP, hasil diatas 50 mengindikasikan ekspansi pada bulan sebelumnya, sementara satu level dibawahnya memberikan indikasi kontraksi.

Selasa, 02 September 2014

Dollar AS Perkasa, Rupiah Tertekan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan diperkirakan membayangi pergerakan nilai tukar rupiah pada Selasa (2/9/2014). Ini seiring penguatan dollar AS di pasar Asia secara umum.

Hampir seluruh data manufaktur yang diumumkan kemarin menunjukkan perlambatan. Zona Euro yang juga mengalami penurunan angka manufaktur mengalami pelemahan lanjutan pada mata uangg euro. Hal itu justru mendorong berlanjutnya penguatan dollar index.  Data PMI Manufacturing AS baru akan diumumkan malam ini dan diperkirakan bertahan di 58.

Pasar AS Tutup, Harga Emas dan Perak Terpantau Turun

Financeroll – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Senin(1/9), harga emas dan perak telah terpantau diperdagangkan lebih rendah ketika permintaan safe haven tengah meningkat atas naiknya ketegangan di antara Ukraina dan Rusia dan pasar AS tengah menjalani libur nasional.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Desember telah turun sebesar 0.03% di level $1.287.00 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk minyak premium Eropa, Brent Oil pengiriman September telah diperdagangkan lebih rendah 0.09% di level $19.475 per troy ounce.

IHSG Diperkirakan Menguat, Sejumlah Saham Layak Dipertimbangkan

idx384 
Financeroll – Laju IHSG Selasa (2/9) diprediksi berada pada rentang support 5.150-5.167 dan resisten 5.181-5.192.  Secara teknis, indeks berpeluang membentuk membentu pola bullish harami bertahan di middle bollinger band (MBB).  Moving Average Convergence-Divergence (MACD) kembali mencoba berbalik naik dengan histogram negatif yang memendek. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R  kembali mencoba bergerak naik.

Pergerakan  IHSG sempat berada di target resisten (5.150-5.166) dan juga mampu melampauinya. Sentimen positif dari dalam negeri dapat mengurangi kekhawatiran akan pelemahan lanjutan.  IHSG diharapkan dapat kembali mencoba bertahan di zona hijaunya meski tetap mewaspadai imbas dari pergerakan laju bursa saham global di mana rilis data-datanya kurang baik.

Senin, 01 September 2014

Iringi Bursa Regional, IHSG Melaju di Jalur Hijau

Financeroll - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 23 poin mengiringi  penguatan pasar global dan regional. Indeks kembali bangkit setelah pekan lalu terkena aksi jual.  Membuka perdagangan preopening, IHSG naik 23,080 poin (0,45%) ke level 5.159,943. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 5,784 poin (0,67%) ke level 874,980.

Pada awal perdagangan awal pekan, Senin (1/9), IHSG dibuka bertambah 23,844 poin (0,46%) ke level 5.160,707. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 6,005 poin (0,69%) ke level 875,201.  Saham-saham yang pekan lalu kena koreksi kini bisa menguat lagi. Namun beberapa sektor saham ada yang masih kena aksi ambil untung.

Tercatat hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 27,468 poin (0,53%) ke level 5.164,331. Sementara Indeks LQ45 menanjak 6,704 poin (0,77%) ke level 875,900.  Akhir pekan lalu, IHSG anjlok 47 poin gara-gara aksi jual saham yang marak di akhir perdagangan. Aksi jual banyak dilakukan investor domestik.

Sedangkan situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:  Indeks Nikkei 225 menguat 32,24 poin (0,21%) ke level 15.456,83, Indeks Hang Seng menipis 21,41 poin (0,09%) ke level 24.720,65, Indeks Komposit Shanghai melonjak 21,38 poin (0,97%) ke level 2.217,20, dan  Indeks Straits Times naik tipis 0,27 poin (0,01%) ke level 3.327,36.

Sementara itu, bursa saham Wall Street menutup perdagangan akhir pekan dengan positif. Indeks S&P 500 memantapkan posisinya di level 2.000.  Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak mixed cenderung menguat, hanya bursa saham Hong Kong yang melemah tipis. Sentimen positif Wall Street pekan lalu memberi dorongan.