Kemarin, harga emas bergerak dalam rentang yang cukup volatil setelah data tersebut dirilis di sesi New York. Awalnya, emas sempat tertekan oleh penguatan imbal hasil obligasi, namun kemudian berhasil pulih saat indeks Dolar AS mulai kehilangan tenaga. Para pelaku pasar melihat perlambatan pada pesanan baru sebagai potensi mendinginnya inflasi di masa depan, yang pada akhirnya menguntungkan aset tanpa bunga seperti emas.
Dampaknya bagi hari ini adalah harga emas terlihat bergerak stabil di atas level dukungan teknis harian saat memasuki perdagangan sesi Asia dan Eropa. Sentimen beli terlihat masih cukup dominan karena pasar berekspektasi bahwa tekanan inflasi mulai terkendali. Meskipun ada sedikit koreksi teknis pagi ini, minat terhadap logam mulia sebagai lindung nilai tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar saham global.
Forecast untuk nanti malam memperkirakan emas akan menghadapi ujian baru saat data kepercayaan konsumen dirilis secara resmi. Jika data tersebut menunjukkan penurunan optimisme masyarakat, emas berpeluang melanjutkan penguatan menuju level resisten mingguan. Sebaliknya, jika konsumen tetap optimis terhadap ekonomi, maka emas mungkin akan kembali menguji area dukungan di bawah harga saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar