Dampaknya pada perdagangan pagi hingga siang hari ini terlihat dari arus modal yang beralih ke logam mulia karena kekhawatiran penurunan nilai tukar mata uang fiat. Investor mulai mengantisipasi bahwa bank sentral tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga namun risiko inflasi tetap menjadi prioritas utama.
Untuk malam nanti, fokus pasar akan tertuju pada rilis data Klaim Pengangguran Mingguan. Forecast menunjukkan jika data tenaga kerja menunjukkan pelemahan, emas berpeluang melanjutkan relinya untuk menembus level resistansi baru di sesi Amerika.
Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan klien untuk memperhatikan volatilitas pasca data inflasi. Inflasi yang tinggi adalah bahan bakar bagi emas. Kami memproyeksikan tren bullish akan berlanjut hingga penutupan pasar malam nanti, ujar seorang pakar pasar. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar