Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1942.25 | High 1947.10 | Low 1941.30 | Close 1939.70) || HANSENG (Open Price 19227.84 | High 19272.58 | Low 19087.66 | Close 19252.00 || NIKKEI (Open Price 31830.00 | High 31985.00 | Low 31560.00 | Close 31850.00 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Jumat, 22 Mei 2015

Pre Opening: Rekomendasi Profit Taking Untuk Saham Jenuh Beli

http://financeroll.co.id/wp-content/uploads/idx6556.jpgRifan Financindo berjangka – Pada perdagangan kemarin, Kamis (21/5) pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat di 5.313,20, naik sebesar +20,45 poin atau 0,39%.
 Sementara indeks unggulan LQ-45 ditutup menguat ke 922,33, naik +5,06 poin atau 0,55%. Penyumbang kenaikan terbesar berasal dari sektor keuangan.  Oleh karena itu, direkomendasikan untuk  profit taking, khususnya saham-saham yang sudah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir.   Saham-saham tersebut antara lain:  Mayora (MYOR), Bank Mandiri (BMRI), Mitra Keluarga (MIKA), dan  BRI (BBRI).
Tercatat IHSG berhasil melewati 5.300, posisi IHSG 5.313 berada di area Fibonacci retracement 50,0%-61,8%. Posisi IHSG untuk saat ini berada pada posisi krusial, dan sangat rawan untuk terjadi koreksi jangka pendek.  Tren investor asing menarik dana dari pasar saham sudah terjadi sejak beberapa bulan ke belakang. Dana asing yang masuk ke pasar modal sejak awal tahun sampai kemarin mencapai Rp 8,7 triliun.
Aksi beli bersih ini sejalan dengan naiknya outlook rating Indonesia dari stable (stabil) menjadi positive (positif) oleh Standard and Poor’s (S&P). Lembaga pemeringkat internasional itu juga mengafirmasi rating Indonesia di BB+.
Perbaikan outlook ini juga mencerminkan kemungkinan Indonesia akan memperoleh peningkatan rating lagi dalam 12 bulan ke depan. Aksi beli investor asing mulai ramai setelah ada pengumuman ini.  Terakhir kali asing melakukan pembelian bersih (foreign net buy) adalah pada perdagangan Selasa 5 Mei 2015, yaitu sebesar Rp Rp 454,094 miliar di seluruh pasar.
Di sisi lain, bursa saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) ditutup positif pada perdagangan Kamis. Data ekonomi yang mengecewakan menimbulkan ekspektasi, bahwa kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed) tidak akan dilakukan cepat pada tahun ini.  Namun pelaku pasar saham mengingatkan, volume transaksi saham yang berada di bawah rata-rata menunjukkan, tidak semua investor percaya terhadap pergerakan bursa saham

Sumber : Financeroll

Tidak ada komentar :

Posting Komentar