Index Price || LOCO GOLD (Open Price 1307.35 | High 1313.75 | Low 1280.66 | Close 1307.30) || HANSENG (Open Price 22,740 | High 22,789 | Low 22,623 | Close 22734/54 || NIKKEI (Open Price 14,080 | High 14,250 | Low 14,045 | Close 14095/75 || Index Price 11 Oktober 2013|| LOCO GOLD (Open Price 1288.07 | High 1288.80 | Low 1278.80 | Close 1282.80) || HANSENG (Open Price 23,022 | High 23,049 | Low 22,982 | Close 23020/40 || NIKKEI (Open Price 14,290 | High 14,365 | Low 14,270 | Close 14340/60 ||

Senin, 14 Oktober 2013

BBM Android dan iPhone Tak Kunjung Dirilis, Batal?


KOMPAS.com — Tak kunjung dirilisnya BBM untuk Android dan iPhone membuat banyak pihak menduga aplikasi chatting populer tersebut bakal batal diluncurkan. Ditambah beredarnya selentingan bahwa konsorsium calon pembeli BlackBerry, Fairfax, keberatan BBM dilepas untuk platform lain.


Menanggapi rumor tersebut, BlackBerry menyatakan tetap berkomitmen untuk menghadirkan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) lintas platform. 



Melalui akun Twitter resmi BBM, BlackBerry menyatakan komitmen penuh untuk tetap menghadirkan BBM lintas platform ini. "Tetap 100 persen berkomitmen untuk membawa #BBM ke Android dan iPhone," kicau BlackBerry.



Sayangnya, seperti dikutip dari Tech Crunch, Selasa (1/10/2013), BlackBerry masih enggan menyebutkan kapan jadwal peluncuran kembali BBM untuk iPhone dan Android.



Disinyalir penyebabnya molornya jadwal ini karena pihak teknis BlackBerry masih belum menemukan cara untuk memblokir file tidak resmi BBM untuk Android.



Minggu lalu, Andrew Bocking, Kepala Divisi BBM di BlackBerry, mengungkapkan bahwa proses pemblokiran tersebut tidaklah semudah yang diperkirakan dan akan menghabiskan beberapa waktu. Oleh karena kesulitan ini, Bocking membeberkan, aplikasi BBM lintas platform tidak dapat diluncurkan sesegera mungkin.



Beberapa minggu belakangan, BlackBerry sepertinya sedang dirundung berbagai masalah dalam waktu yang hampir bersamaan.



BBM untuk iPhone dan Android yang sejatinya sudah bisa dirilis pada 21 dan 22 September 2013 yang lalu harus mengalami kemunduran tanggal rilis akibat file tak resmi BBM untuk Android. Saking banyaknya pengguna yang menggunakan file tersebut, yaitu sekitar 1,1 juta pengguna, server BBM mengalami masalah yang cukup serius.



Pengguna iPhone di Australia, Selandia Baru, dan beberapa negara Asia, termasuk Indonesia, sempat bisa mengunduh file BBM untuk iPhone langsung dari Apple App Store. Namun, akibat gangguan teknis karena penggunaan file APK tak resmi memaksa BlackBerry mencabut kembali fileinstalasi aplikasi ini dari toko digital Apple tersebut. 



Tak lama setelah adanya masalah ini, BlackBerry kembali dihampiri berita kurang baik. Perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar pada kuartal II tahun fiskal 2013. BlackBerry merugi cukup besar, yaitu 965 juta dollar AS atau sekitar Rp 10 triliun. 



Jumlah perangkat yang terjual di kuartal tersebut pun kurang menggembirakan. Jumlahnya hanya sekitar 3,7 juta perangkat, sebagian besar masih menjalankan sistem operasi BlackBerry 7.



Produk yang diharapkan dapat mengembalikan BlackBerry ke masa kejayaan, BlackBerry Z10, malah membuat mereka semakin terpuruk. BlackBerry mengungkapkan, penurunan nilai buku dari Z10 yang tidak berhasil dijual mencapai 934 juta dollar AS.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar