HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual yang signifikan pada perdagangan hari ini menyusul rilis data penjualan ritel Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar kemarin malam. Data tersebut menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga di AS masih sangat tangguh meskipun suku bunga berada di level tertinggi dalam beberapa dekade, yang memberikan alasan kuat bagi Federal Reserve untuk menunda pemangkasan suku bunga. Reaksi pasar seketika mendorong penguatan indeks dolar AS ke level tertinggi barunya dalam beberapa minggu terakhir.
Tekanan pada harga emas hari ini juga diperkuat oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang kembali menembus level psikologis penting. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil atau bunga, emas menjadi kurang menarik bagi investor institusional saat yield obligasi melonjak tinggi. Arus keluar modal dari kontrak emas berjangka di bursa komoditas terlihat meningkat sejak sesi perdagangan Asia pagi tadi, memaksa harga untuk menguji level dukungan teknis yang lebih rendah.
Secara teknikal, emas kini sedang berjuang untuk mempertahankan posisinya di atas area dukungan kritis setelah gagal menembus resistensi dinamis pada rata-rata pergerakan harian. Sentimen pasar saat ini didominasi oleh ketakutan bahwa inflasi akan tetap membandel karena kuatnya permintaan domestik di Amerika Serikat. Para spekulan di pasar berjangka mulai menyesuaikan portofolio mereka dengan mengambil posisi jual pendek, mengantisipasi penguatan dolar yang lebih berkelanjutan dalam jangka pendek.
Proyeksi untuk nanti malam menunjukkan bahwa volatilitas akan tetap tinggi menjelang rilis data indeks harga produsen atau PPI. Jika data PPI nanti malam kembali menunjukkan angka yang lebih panas dari perkiraan, maka emas berisiko jatuh lebih dalam menuju level dukungan psikologis berikutnya. Namun, jika terjadi koreksi pada indeks dolar, emas mungkin akan melakukan pemulihan teknis terbatas untuk menutup kerugian harian. Para trader disarankan untuk sangat waspada terhadap pergerakan tajam saat pembukaan sesi New York malam ini. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar