Posisi rupiah menguat bersama-sama mata uang Asia lainnya hingga Jumat (6/6/2014) lalu. Sentimen pelemahan akibat neraca perdagangan yang defisit masih terasa.
Senin, 09 Juni 2014
Rupiah Berharap pada Data China
Posisi rupiah menguat bersama-sama mata uang Asia lainnya hingga Jumat (6/6/2014) lalu. Sentimen pelemahan akibat neraca perdagangan yang defisit masih terasa.
Kelas Menengah di Indonesia Pentingkan Tabungan dan Investasi
BANDUNG, KOMPAS.com
- Berdasarkan survei Standard Chartered, konsumen di negara berkembang
sangat optimis terhadap kemakmuran pribadi mereka. Di samping itu,
konsumen juga memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap menabung
dan berinvestasi.
Survei tersebut dilakukan terhadap 5.000 konsumen kelas menengah dari 5 negara berkembang, yakni Indonesia, India, Ghana, Kenya, dan Nigeria. Secara spesifik, untuk Indonesia survei dilakukan kepada 1.000 sampel dengan pengeluaran di atas Rp 2 juta per bulan.
"Pesatnya pertumbuhan kelas menengah adalah pendorong pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang. Mereka mengharapkan kekayaan mereka tumbuh dan memiliki aspirasi yang jelas untuk memiliki kehidupan yang lebih baik untuk mereka dan keluarga," kata Group CEO Standard Chartered Peter Sands, Jumat (6/6/2014).
Di Indonesia dan India, 77 persen konsumen memilih untuk bekerja di perusahaan nasional. Adapun konsumen di negara berkembang seperti di India, Indonesia, dan Nigeria yakin pertumbuhan ekonomi akan tumbuh.
Survei tersebut dilakukan terhadap 5.000 konsumen kelas menengah dari 5 negara berkembang, yakni Indonesia, India, Ghana, Kenya, dan Nigeria. Secara spesifik, untuk Indonesia survei dilakukan kepada 1.000 sampel dengan pengeluaran di atas Rp 2 juta per bulan.
"Pesatnya pertumbuhan kelas menengah adalah pendorong pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang. Mereka mengharapkan kekayaan mereka tumbuh dan memiliki aspirasi yang jelas untuk memiliki kehidupan yang lebih baik untuk mereka dan keluarga," kata Group CEO Standard Chartered Peter Sands, Jumat (6/6/2014).
Di Indonesia dan India, 77 persen konsumen memilih untuk bekerja di perusahaan nasional. Adapun konsumen di negara berkembang seperti di India, Indonesia, dan Nigeria yakin pertumbuhan ekonomi akan tumbuh.
Jumat, 06 Juni 2014
Aneka olahan durian ala @jifastbandung
Siapa disini yang suka durian? Hmm, berarti kalian harus coba aneka
olahan duriannya @jifastbandung, Twips! Yuk bahas satu-satu aneka olahan
durian ala @jifastbandung~
Harga Emas Dunia Catat Kenaikan Harian Tertinggi
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 9 dollar AS atau 0,72 persen, menjadi ditutup pada 1.253,3 dollar AS per ounce.
Presiden ECB Mario Draghi mengatakan, setelah pertemuan kebijakan bahwa ECB memutuskan untuk menurunkan suku bunga pinjaman utamanya dari 0,25 persen menjadi 0,15 persen, tingkat terendah baru, dan memangkas suku bunga deposito bank dengan suku bunga overnight bank sentral menjadi negatif 0,1 persen.
Draghi juga mengumumkan langkah-langkah pelonggaran lagi untuk mendorong penyaluran pinjaman. Setelah pengumuman Draghi, euro mulai tersandung terhadap dollar, dan sebagai akibatnya emas naik.
Dijaga BI, Rupiah Menguat Kembali
Bank Sentral Eropa (ECB) akhirnya memangkas suku bunga acuannya. Euro justru menguat pada penutupan setelah initial jobless claims AS naik 12.000. Dollar Index turun 0,38 persen. Investor malam ini menunggu data nonfarm payrolls dan tingkat pengangguran AS.
Kamis, 05 Juni 2014
Umuh Heran Persib Kerap Mendapat Sanksi
Hingga pertengahan musim, Persib Bandung sudah mendapat beberapa
sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Sebelumnya Persib pernah mendapat
sanksi berupa denda hingga ratusan juta rupiah karena berbagai putusan.
Hukuman dari Komdis tersebut mulai dari panpel yang dianggap gagal
menyelenggarakan pertandingan kontra Persija Jakarta, lalu karena
tindakan bobotoh yang rasis dan anarkis. Sanksi lain dijatuhkan kepada
Ferdinand Sinaga yang dinyatakan melakukan tindakan tidak terpuji pada
perangkat pertandingan. Kemudian ada pula sanksi karena bobotoh Persib
datang mendukung timnya saat tandang.
Yang terbaru, penyerang Ferdinand Sinaga mendapat sanksi denda Rp 25
juta karena melempar handuk kiper Pelita Bandung Raya, Dennis Romanov,
dalam pertandingan dan denda 50 juta plus larangan 2 pertandingan
membela timnas karena aksinya mengejar penonton dalam pertandingan
persahabatan Indonesia melawan Asean All Stars. Total Ferdinand
dikenakan sanksi denda senilai Rp 75 juta. Menurut manajer Persib, Umuh
Muchtar, dirinya mengaku tidak habis pikir karena Persib dan pemainnya
kerap mendapat sanksi dari Komdis.
Simpatisan Prabowo-Hatta di Bandung Jaring Dukungan Satu Juta Surat
Bandung – Jejaring sosial via internet macam
Twitter, Facebook, dan lainnya kerap dimanfaatkan publik sebagai sarana
mendukung capres-cawapres. Namun simpatisan Prabowo Subianto-Hatta
Rajasa punya siasat lain menjaring dukungan tanpa kecanggihan media
sosial (medsos). Mereka memilih cara klasik dengan mengumpulkan surat
tulis tangan.
Elemen gabungan dari Resimen Nusantara di Kota Bandung menggalang
aksi bertajuk ‘Satu Juta Surat untuk Prabowo-Hatta’. Kegiatan tersebut
digulirkan di markas Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Jabar, Jalan
Stasiun Timur No.20, Kota Bandung, Selasa (3/6/2014).
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Home