HARGA EMAS HARI INI mendapat angin segar dan bergerak menguat pasca-rilis data Indeks Manajer Pembelian (ISM Services PMI) Amerika Serikat dari kalender ekonomi kemarin yang menunjukkan angka kontraksi di luar perkiraan. Menurunnya aktivitas di sektor jasa yang menjadi penyumbang terbesar PDB AS ini memicu kekhawatiran melambatnya roda ekonomi secara keseluruhan. Dampaknya untuk hari ini di pasar, ekspektasi pelonggaran moneter agresif oleh The Fed kembali memuncak, menekan turun indeks dolar AS dan memberikan karpet merah bagi penguatan logam mulia.
Imbal hasil obligasi AS (Treasury Yield) bertenor 10 tahun terpantau merosot merespons data tersebut. Kondisi ini membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga menjadi pilihan investasi yang jauh lebih menarik. Arus modal dari bursa saham yang sedang terkoreksi juga terlihat mengalir deras ke pasar komoditas emas batangan sebagai langkah lindung nilai portofolio.
Forecast untuk perdagangan sesi New York nanti malam memperkirakan harga emas memiliki pijakan kuat untuk menguji area resistensi berikutnya. Pelaku pasar akan menantikan rilis data Klaim Pengangguran Mingguan (Initial Jobless Claims) AS. Jika data klaim pengangguran kembali melonjak, harga emas bersiap melanjutkan reli bullish-nya. Tetap pertahankan strategi buy on dip malam ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id





