Harga Live: Emas (XAUUSD) | Hang Seng | Nikkei 225 | Brent Oil (BCOUSD)

Jumat, 06 Februari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Tekanan Emas Akibat Data Klaim Pengangguran Amerika Serikat

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas dunia terpantau bergerak melemah pada perdagangan pagi ini setelah rilis data klaim pengangguran awal amerika serikat kemarin malam menunjukkan angka dua ratus lima ribu jiwa. Data ini lebih rendah dari perkiraan pasar yang menandakan bahwa sektor tenaga kerja di negara paman sam tersebut masih menunjukkan ketangguhan yang luar biasa meskipun suku bunga berada di level tinggi.

Dampak dari laporan tersebut memicu penguatan indeks dolar amerika serikat yang bergerak menjauh dari level terendahnya dan membuat emas menjadi lebih mahal bagi para investor global. Harga emas berjangka hari ini tertekan karena para pelaku pasar merevisi ekspektasi mereka terhadap waktu pemangkasan suku bunga oleh bank sentral pada awal tahun ini.

Meskipun menghadapi tekanan dari sisi data ekonomi, kekuatan harga emas masih didukung oleh faktor ketidakpastian politik internasional yang terus berkembang di wilayah timur tengah. Emas tetap mempertahankan posisinya sebagai instrumen pelindung nilai utama bagi para manajer investasi yang khawatir akan terjadinya eskalasi mendadak di akhir pekan ini.

Para analis memprediksi harga emas nanti malam akan sangat bergantung pada rilis data inflasi pce yang merupakan indikator favorit bank sentral amerika dalam menentukan kebijakan moneter. Jika data inflasi tersebut keluar lebih tinggi dari prakiraan maka emas berisiko jatuh menuju level dukungan empat ribu tujuh ratus empat puluh dolar per troy ons - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 05 Februari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Pasca Rilis Data Tenaga Kerja ADP AS Kemarin

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mencatat kenaikan hari ini sebagai respon terhadap rilis data perubahan tenaga kerja non-pertanian ADP kemarin yang menunjukkan angka lebih rendah dari ekspektasi pasar. Penambahan lapangan kerja swasta yang melambat di awal Februari 2026 ini memberikan sinyal awal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai mendingin, yang secara tradisional menekan Dolar dan menguntungkan emas.

Dampaknya pada perdagangan pagi hingga siang ini terlihat dari pelemahan terbatas pada indeks Dolar AS, memberikan ruang bagi emas untuk merangkak naik. Investor melihat data ini sebagai indikasi bahwa tekanan upah mungkin akan melandai, yang mendukung narasi pelonggaran kebijakan moneter di masa depan.

Untuk malam nanti, fokus pasar akan beralih pada data klaim pengangguran mingguan (Initial Jobless Claims). Forecast menunjukkan jika angka klaim kembali meningkat, emas berpeluang menembus level resistansi harian dan mengincar level tertinggi baru di sesi perdagangan Amerika malam ini.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan klien untuk memperhatikan sinkronisasi data tenaga kerja. Data ADP kemarin adalah pembuka, dan klaim pengangguran malam ini akan menjadi penentu arah. Kami memproyeksikan emas tetap berada dalam tren naik untuk nanti malam, ujar seorang pakar pasar. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 04 Februari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Rilis Data Keyakinan Konsumen AS yang Solid

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual yang cukup kuat hari ini setelah rilis data Indeks Keyakinan Konsumen dari Conference Board kemarin yang menunjukkan angka jauh di atas ekspektasi. Optimisme konsumen Amerika Serikat yang tetap tinggi di tengah suku bunga yang mahal mengindikasikan bahwa ekonomi Paman Sam masih sangat tangguh, sehingga mengurangi urgensi bagi investor untuk memiliki emas sebagai aset perlindungan.

Dampaknya hari ini, harga emas berjangka terseret turun seiring dengan melonjaknya imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun. Keyakinan konsumen yang kuat seringkali diterjemahkan oleh pasar sebagai potensi belanja masyarakat yang masih tinggi, yang pada gilirannya dapat menjaga inflasi tetap berada di atas target. Kondisi ini memperkuat argumen bagi Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, yang merupakan sentimen negatif bagi emas.

Secara teknis, emas kini sedang menguji level dukungan krusial setelah mengalami penurunan tajam di sesi perdagangan pagi. Para trader di bursa berjangka mulai melakukan penyesuaian posisi dengan melepas aset emas dan beralih ke mata uang Dolar yang memberikan imbal hasil lebih menarik. Tekanan jual terlihat merata di seluruh kontrak berjangka emas, mencerminkan pergeseran sentimen pasar dari risk-off menjadi lebih optimis terhadap pertumbuhan ekonomi.

Forecast nanti malam: Fokus pasar malam ini akan tertuju pada rilis data Penjualan Rumah Baru di AS. Jika sektor properti juga menunjukkan ketahanan yang sama dengan keyakinan konsumen, maka harga emas berisiko jatuh lebih dalam di sesi New York. Sebaliknya, jika data perumahan mulai menunjukkan keretakan akibat suku bunga tinggi, emas berpeluang melakukan rebound teknis untuk menutup sebagian kerugian hari ini. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id


Selasa, 03 Februari 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Antisipasi Data JOLTS Job Openings dan Pengaruhnya ke Emas

HARGA EMAS HARI INI - Fokus utama para pelaku pasar emas berjangka malam nanti tertuju pada rilis data JOLTS Job Openings yang akan memberikan gambaran mengenai kondisi pasar tenaga kerja di Amerika Serikat. Data ini sangat krusial karena Federal Reserve sering kali merujuk pada ketatnya pasar tenaga kerja sebagai salah satu pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. Penurunan jumlah lowongan kerja biasanya diartikan sebagai sinyal perlambatan ekonomi yang bullish bagi emas.

Kemarin, pasar sudah mulai menunjukkan sikap antisipasi dengan mengurangi eksposur pada aset berisiko dan beralih ke emas. Kondisi ini didorong oleh data manufaktur yang lemah, sehingga investor memperkirakan data tenaga kerja juga akan menunjukkan tren serupa. Keseimbangan antara penawaran dan permintaan emas di pasar berjangka saat ini mencerminkan ekspektasi bahwa masa depan kebijakan moneter akan lebih longgar dibandingkan tahun sebelumnya.

Dampaknya hari ini adalah volatilitas harga emas meningkat seiring dengan mendekatnya jam rilis data nanti malam. Sebagian besar trader ritel terlihat menunggu di pinggir lapangan, sementara institusi besar mulai melakukan lindung nilai pada posisi mereka. Harga emas hari ini bergerak dalam rentang yang cukup dinamis, merespons setiap fluktuasi kecil pada indeks Dolar AS yang juga sedang mencari arah pasti.

Forecast nanti malam memprediksi akan terjadi pergerakan besar pada kontrak emas segera setelah data JOLTS dipublikasikan. Jika angka lowongan kerja jauh di bawah estimasi, emas diprediksi akan melonjak karena ekspektasi pemangkasan suku bunga akan menguat. Sebaliknya, jika pasar tenaga kerja terbukti masih sangat ketat, emas berisiko jatuh karena Dolar AS akan mendapatkan kembali kekuatannya di sesi perdagangan Amerika. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Jumat, 30 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Fokus Pasar Tertuju pada Rilis Data Inflasi PCE Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas hari ini terlihat bergerak dalam rentang terbatas karena investor bersikap sangat hati-hati menjelang rilis data pengeluaran konsumsi pribadi atau pce nanti malam. Data ini dianggap sebagai laporan ekonomi paling penting pekan ini karena akan memberikan gambaran jelas mengenai kondisi inflasi yang sedang dihadapi oleh ekonomi amerika serikat.

Kemarin malam data pertumbuhan ekonomi yang direvisi naik telah memberikan sentimen negatif awal bagi emas sehingga harga cenderung tertahan di zona merah pada sesi perdagangan asia. Jika data inflasi pce nanti malam menunjukkan angka yang melandai maka emas memiliki peluang besar untuk melakukan pembalikan arah naik karena dolar diprediksi akan melemah secara signifikan.

Di sisi lain ketegangan diplomatik terkait wacana tarif perdagangan baru dari pemerintah amerika serikat masih menjadi faktor pendukung yang menjaga harga emas agar tidak anjlok terlalu dalam. Investor ritel di bandung terpantau masih optimis terhadap prospek jangka panjang logam mulia sebagai aset penyimpan kekayaan yang paling aman di tengah fluktuasi mata uang.

Forecast untuk perdagangan nanti malam menunjukkan tingkat volatilitas yang sangat tinggi pada saat pengumuman data di jam delapan lewat tiga puluh menit waktu indonesia barat. Trader disarankan untuk tetap waspada dan tidak mengambil posisi yang terlalu besar sebelum arah pasar terkonfirmasi secara jelas oleh reaksi harga terhadap data inflasi tersebut - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Kamis, 29 Januari 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Penurunan Penjualan Rumah (Pending Home Sales) Kemarin Topang Emas Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini mendapatkan dukungan tambahan setelah data Pending Home Sales AS yang dirilis kemarin malam menunjukkan penurunan yang lebih tajam dari ekspektasi. Sektor properti yang terus tertekan oleh suku bunga hipotek yang tinggi menjadi indikator nyata bahwa beban ekonomi belum mereda, yang mendorong minat investor pada aset safe haven.

Pelemahan di sektor perumahan ini langsung berimbas pada penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada perdagangan hari ini, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga. Investor melihat emas sebagai tempat paling aman untuk memarkir dana di tengah ketidakpastian sektor properti.

Prakiraan malam nanti akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi tambahan dari sektor manufaktur. Forecast menunjukkan jika aktivitas industri juga melaporkan angka kontraksi, maka harga emas diprediksi akan menguji level tertinggi mingguan pada penutupan pasar nanti.

Pakar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menekankan pentingnya mengamati indikator sektor riil. Lemahnya data rumah kemarin adalah pemicu awal. Kami merekomendasikan klien untuk memperkuat posisi di emas berjangka sebelum rilis data malam nanti, kata seorang analis senior. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Rabu, 28 Januari 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Lonjakan Indeks Sentimen ZEW Jerman

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan moderat hari ini menyusul rilis data Indeks Sentimen Ekonomi ZEW Jerman yang melonjak melampaui ekspektasi para analis. Membaiknya prospek ekonomi di Jerman sebagai motor penggerak utama Zona Euro meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai pelindung nilai resesi.

Dampaknya hari ini, terjadi rotasi modal yang cukup signifikan dari pasar logam mulia ke pasar ekuitas Eropa. Penguatan sentimen bisnis di Jerman memberikan indikasi bahwa perlambatan ekonomi di Benua Biru mungkin tidak akan separah yang diperkirakan, sehingga investor merasa lebih nyaman untuk memegang aset yang memberikan imbal hasil lebih tinggi. Hal ini menekan harga emas berjangka kembali ke zona konsolidasi bawah.

Kenaikan sentimen ekonomi ini juga memberikan dorongan bagi mata uang Euro, namun dampaknya terhadap emas tertutup oleh meningkatnya selera risiko global. Emas saat ini berjuang untuk mencari pijakan baru di tengah optimisme pemulihan industri di Eropa. Para trader teknikal melihat adanya potensi penurunan lebih lanjut jika level dukungan mingguan gagal dipertahankan pada penutupan sesi sore.

Forecast nanti malam: Investor menantikan data Klaim Pengangguran Awal AS yang akan dirilis nanti malam. Jika jumlah klaim pengangguran ternyata lebih rendah dari perkiraan, hal ini akan memperkuat narasi "ekonomi AS yang tangguh" dan menekan harga emas lebih dalam. Sebaliknya, lonjakan klaim pengangguran akan menjadi pemicu bagi emas untuk melakukan pembalikan harga ke arah atas. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id