HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mencatatkan kenaikan pada perdagangan hari ini sebagai respon terhadap rilis data ekonomi dari kalender kemarin yang menunjukkan penurunan pada angka penjualan rumah baru di Amerika Serikat. Data ini memberikan indikasi awal bahwa sektor properti mulai merasakan tekanan dari suku bunga yang tinggi sehingga memicu pelemahan pada indeks Dolar AS dan memberikan ruang bagi emas untuk merangkak naik di bursa komoditas internasional pada pagi hari ini.
Dampaknya pada perdagangan hari ini terlihat dari pergerakan harga emas yang stabil di zona hijau selama sesi Asia hingga memasuki sesi Eropa karena investor mulai meragukan ketahanan ekonomi Amerika Serikat di tengah kebijakan moneter yang ketat. Penurunan aktivitas ekonomi di sektor perumahan ini dipandang sebagai sinyal bahwa inflasi mungkin akan melandai lebih cepat dari perkiraan semula yang pada akhirnya menurunkan daya tarik investasi pada mata uang Dolar dibandingkan dengan logam mulia.
Untuk forecast nanti malam para pelaku pasar akan sangat memperhatikan rilis data klaim pengangguran mingguan dan juga pesanan barang tahan lama atau durable goods yang dijadwalkan keluar pada pukul dua puluh tiga puluh waktu Indonesia barat. Jika data tenaga kerja menunjukkan kenaikan angka pengangguran yang lebih besar dari ekspektasi maka harga emas diprediksi akan melanjutkan relinya untuk menguji level resistansi psikologis berikutnya di sesi perdagangan Amerika yang biasanya sangat volatil.
Pakar pasar menyarankan agar para trader tetap waspada terhadap pergerakan harga yang bisa berubah secara mendadak sesaat setelah data primer tersebut dipublikasikan secara resmi ke publik. Tren kenaikan emas saat ini didukung oleh pelemahan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat yang membuat biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah bagi para investor institusi maupun retail di seluruh dunia termasuk di bursa berjangka. - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home





