Dampaknya hari ini, harga emas berjangka mendapatkan dorongan beli yang signifikan di sesi Asia dan Eropa. Emas kembali berfungsi sebagai aset pelarian utama saat kepercayaan terhadap stabilitas politik menurun. Hal ini terlihat dari penurunan indeks saham di bursa-bursa utama dunia yang berbanding lurus dengan penguatan logam mulia. Investor lebih memilih memegang aset fisik atau kontrak berjangka emas daripada aset berisiko yang rentan terhadap guncangan berita geopolitik.
Analisis teknis menunjukkan bahwa harga emas saat ini sedang berupaya mempertahankan posisinya di atas level resistensi kunci. Para trader di bursa komoditas melaporkan adanya peningkatan volume pada posisi beli jangka panjang. Meskipun Dolar AS masih bergerak relatif stabil, daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai tetap dominan karena pelaku pasar mengantisipasi volatilitas yang mungkin meningkat dalam beberapa hari ke depan jika situasi di lapangan tidak membaik.
Forecast nanti malam: Fokus pasar malam ini akan tertuju pada rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) Amerika Serikat. Jika data menunjukkan inflasi di tingkat produsen masih tinggi, emas berpotensi melanjutkan relinya karena dipandang sebagai aset pelindung nilai terhadap inflasi. Namun, jika PPI lebih rendah dari perkiraan, emas mungkin akan mengalami koreksi teknis karena investor akan kembali berekspektasi pada penguatan nilai tukar mata uang fiat. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar