Dampaknya pada perdagangan pagi hingga siang ini terlihat dari melemahnya indeks Dolar AS secara moderat, memberikan ruang bagi emas untuk merangkak naik ke level yang lebih tinggi. Investor melihat data ini sebagai sinyal bahwa ekonomi AS tidak "terlalu panas", yang mengurangi urgensi kebijakan moneter yang agresif.
Untuk malam nanti, fokus pasar akan beralih pada rilis data Klaim Pengangguran Mingguan dan Indeks Manufaktur Philly Fed. Forecast menunjukkan jika data tenaga kerja tetap stabil namun manufaktur menunjukkan kontraksi, emas berpeluang melanjutkan relinya di sesi perdagangan Amerika.
Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan klien untuk memperhatikan momentum pelemahan Dolar. Data ritel kemarin adalah katalis positif yang kuat. Kami memproyeksikan emas akan mencoba menembus level resistansi terdekat malam nanti, ujar seorang pakar pasar. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar