Hal tersebut terungkap dalam laporan keuangan TLKM per 30 September 2014 yang dirilis Senin (27/10/2014). Fasilitas yang dikenakan bunga JIBOR 3 bulan + 2 persen itu adalah bagian dari utang jangka pendek TLKM yang per 30 September 2014 lalu tercatat Rp 2,63 triliun. Selain BCA, TLKM menanggung utang jangka pendek kepada Bank CIMB Niaga, Bank UOB Indonesia dan Bank Danamon Indonesia.
Selasa, 28 Oktober 2014
Telkom Lunasi Utang Rp 1 Triliun ke BCA
Hal tersebut terungkap dalam laporan keuangan TLKM per 30 September 2014 yang dirilis Senin (27/10/2014). Fasilitas yang dikenakan bunga JIBOR 3 bulan + 2 persen itu adalah bagian dari utang jangka pendek TLKM yang per 30 September 2014 lalu tercatat Rp 2,63 triliun. Selain BCA, TLKM menanggung utang jangka pendek kepada Bank CIMB Niaga, Bank UOB Indonesia dan Bank Danamon Indonesia.
Senin, 27 Oktober 2014
Pengusaha ke Saleh Husin: Bikin RI jadi Pemenang Bukan Pecundang
Harapan tersebut datang dari sektor industri tekstil dan produk tekstil. Pengusaha berharap, Indonesia yang dulu pernah berjaya di industri ini. Namun kini, Indonesia dipecundangi oleh Vitenam.
Rupiah Siap Respons Kabinet Kerja
Sejumlah Agenda Mendesak Sambut Rini di Kementerian BUMN
Jumat, 24 Oktober 2014
Seorang Warga Laporkan Balotelli ke Polisi
Jokowi Sebut Penilaian KPK Jadi Alasan Belum Umumkan Kabinet
Jokowi mengungkapkan, dia sangat hati-hati dalam menyusun kabinet. Setelah ada rapor merah tersebut, dia langsung mengganti kedelapan nama itu dan menyerahkannya kembali ke KPK.
"Kami sampaikan ke KPK lagi, sampai sekarang ini belum keluar (penilaian) dari KPK," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Kamis malam.
Pada Kamis malam, Jokowi tiba-tiba keluar dari Istana, berjalan kaki beriringan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Deputi Tim Transisi, Hasto Kristiyanto. Dia menambahkan, KPK melarang nama-nama yang sudah mendapat rapor merah untuk diajukan menjadi menteri.
Jokowi mengaku tak bisa memperkirakan kapan KPK akan menyerahkan penilaian terbaru untuk para calon menterinya. "Tanya ke KPK!" tepis dia singkat.
Selain menyebutkan penilaian KPK sebagai alasan mengapa susunan kabinet belum juga diumumkan, Jokowi mengungkapkan pula adanya pertimbangan DPR terkait nomenklatur kementerian yang masih dia tunggu. "Ada (kementerian) yang digabung dan diubah. Menunggu DPR," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Sumber : Kompas
Hujan Deras di Jakarta, Pintu Air Masih Aman
Rifan Financindo Berjangka - Hujan deras yang sempat
mengguyur beberapa wilayah Ibu Kota, Kamis (23/10/2014), menimbulkan
genangan air di sejumlah lokasi. Kendati demikian, tinggi muka air (TMA)
di pintu air masih terpantau aman.
"Walaupun sempat mengalami kenaikan (tinggi muka air), pintu air terpantau siaga 4 atau masih aman," kata W Suratman, petugas piket Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, di Balaikota, Kamis (23/10/2014) malam.
"Walaupun sempat mengalami kenaikan (tinggi muka air), pintu air terpantau siaga 4 atau masih aman," kata W Suratman, petugas piket Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, di Balaikota, Kamis (23/10/2014) malam.
Langganan:
Komentar
(
Atom
)
Home