JAKARTA, KOMPAS.com
- Nilai tukar rupiah diproyeksikan variatif mencoba menguat pada
perdagangan Kamis (28/8/2014) ini. Pelemahan dollar AS di pasar global
menguntungkan posisi mata uang garuda.
Di tengah tren penguatan, dollar index melemah 0,23 persen hingga dini hari tadi. Tidak ada data penting yang dirilis selain pernyataan dari Schauble, Menteri Keuangan Jerman, yang meragukan efektivitas dari stimulus fiskal.
Di tengah tren penguatan, dollar index melemah 0,23 persen hingga dini hari tadi. Tidak ada data penting yang dirilis selain pernyataan dari Schauble, Menteri Keuangan Jerman, yang meragukan efektivitas dari stimulus fiskal.
Home