Dampak dari laporan tersebut langsung mendorong penguatan indeks dolar amerika serikat yang bergerak naik tajam dan membuat harga emas berjangka menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang asing. Para pelaku pasar kini mulai melakukan penyesuaian ekspektasi mereka terhadap kebijakan bank sentral yang kemungkinan besar akan tetap mempertahankan suku bunga di level tinggi untuk meredam laju inflasi.
Meskipun menghadapi tekanan dari sisi data makro, kekuatan harga emas masih mendapatkan sedikit dukungan dari faktor ketidakpastian politik di kawasan eropa yang terus berkembang. Emas tetap mempertahankan perannya sebagai aset pelindung nilai utama bagi para manajer investasi yang ingin menghindari risiko fluktuasi pasar yang tidak menentu menjelang penutupan pekan ini.
Para analis memprediksi harga emas nanti malam akan sangat bergantung pada rilis data penggajian non pertanian yang akan dirilis pada pukul sembilan lewat tiga puluh menit waktu indonesia barat. Jika data tersebut menunjukkan penambahan lapangan kerja yang besar maka emas berisiko jatuh menuju level dukungan baru, namun jika terjadi pelemahan data maka emas berpeluang untuk kembali bangkit - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG
sumber : newsmaker.id
Home

Tidak ada komentar :
Posting Komentar