Live Market
Member of Jakarta Futures Exchange

Investasi Berjangka
yang Aman & Terpercaya

PT. Rifan Financindo Berjangka Bandung — melayani transaksi Loco Gold, Nikkei, Hang Seng, dan produk berjangka multilateral lainnya dengan legalitas resmi BAPPEBTI, JFX, dan KBI.

#1 Member Resmi
Jakarta Futures Exchange
3 Lembaga Regulator
BAPPEBTI · JFX · KBI
24/7 Update Harga
Pasar Real-time

Kamis, 10 Februari 2022

Rifan Financindo - Emas Terjebak Di Kisaran Letat, Investor Bersiap Untuk Data Inflasi AS


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas terjebak dalam kisaran ketat di perdagangan Asia pada Kamis pagi, karena investor menunggu data inflasi AS yang dapat menawarkan petunjuk baru tentang laju pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve.


Emas spot diperdagangkan stabil di 1.833,26 dolar AS per ounce pada pukul 01.13 GMT, melayang mendekati level tertinggi Rabu di 1.835,60 dolar AS, sementara emas berjangka AS turun tipis 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 1.834,30 dolar AS per ounce.


Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan merosot dari tertinggi November 2019, sementara dolar sedikit lebih tinggi.


Data inflasi diperkirakan menunjukkan kenaikan 0,5 persen secara bulan ke bulan pada Januari, dan 7,3 persen untuk tahun ini, menurut ekonom yang disurvei oleh Reuters.


Harga emas terjebak dalam kisaran ketat di perdagangan Asia pada Kamis pagi, karena investor menunggu data inflasi AS yang dapat menawarkan petunjuk baru tentang laju pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve.


Emas spot diperdagangkan stabil di 1.833,26 dolar AS per ounce pada pukul 01.13 GMT, melayang mendekati level tertinggi Rabu di 1.835,60 dolar AS, sementara emas berjangka AS turun tipis 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 1.834,30 dolar AS per ounce.


Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan merosot dari tertinggi November 2019, sementara dolar sedikit lebih tinggi.


Data inflasi diperkirakan menunjukkan kenaikan 0,5 persen secara bulan ke bulan pada Januari, dan 7,3 persen untuk tahun ini, menurut ekonom yang disurvei oleh Reuters.


Harga emas terjebak dalam kisaran ketat di perdagangan Asia pada Kamis pagi, karena investor menunggu data inflasi AS yang dapat menawarkan petunjuk baru tentang laju pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve.


Emas spot diperdagangkan stabil di 1.833,26 dolar AS per ounce pada pukul 01.13 GMT, melayang mendekati level tertinggi Rabu di 1.835,60 dolar AS, sementara emas berjangka AS turun tipis 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 1.834,30 dolar AS per ounce.


Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan merosot dari tertinggi November 2019, sementara dolar sedikit lebih tinggi.


Data inflasi diperkirakan menunjukkan kenaikan 0,5 persen secara bulan ke bulan pada Januari, dan 7,3 persen untuk tahun ini, menurut ekonom yang disurvei oleh Reuters - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber :  antaranews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar